SuaraSumsel.id - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan kembali menggelar parade perahu hias sekaligus lomba bidar yang dipusatkan di Sungai Musi, Minggu (20/8/2023).
Masyarakat bisa menikmatinya dengan menghadiri kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) atau bisa juga menikmatinya melalui siaran live streaming diaplikasi YouTube. Berikut link live streaming lomba bidar dan parade perahu hias Palembang.
Perahu hias akan diikuti oleh puluhan perahu yang telah dihias dengan perwakilan dari OPD, BUMD dan komunitas masyarakat lainnya. Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Sulaiman Amin mengatakan kegiatan ini pun diramaikan dengan panggung rakyat, dengan artis ibu kota.
Hal ini sebagai bagian terus menghidupkan dan mempromosikan wisata Sungai Musi.
"Kami juga mengundang beberapa artis ibu kota, agar wisatawan semakin tertarik mengunjungi dan menyaksikan perlombaan ini," katanya.
"Hal ini dilakukan agar pelaku UMKM ini juga dapat meningkatkan pendapatan mereka, selama berlangsungnya ajang tersebut," ujarnya.
"Kami menargetkan 50.000 pengunjung yang datang baik Nusantara maupun mancanegara pada ajang bidar dan lomba perahu hias ini," sambungnya.
Bidar merupakan lomba adu kecepatan dan ketangkasan dalam mendayung perahu bidar. Puncak acara lomba bidar akan berlangsung pada pukul 2 siang.
Sulaiman Amin menyebutkan akan menargetkan sebanyak-banyaknya penonton, baik dari wong Palembang, masyarakat Sumsel dan terutama kunjungan wisata.
Baca Juga: Lengkap! Berikut Nama-Nama Bawaslu Kota dan Kabupaten Se-Sumsel yang Dilantik Hari Ini
"Ini sebagai upaya mengenalkan tradisi budaya khas wong Palembang serta Sumatera Selatan, sebagai masyarakat dengan peradaban sungai. Terkhusus kegiatannya ialah meningkatkan jumlah kunjungan dan lama tinggal wisatawan, sekaligus menghidupkan ekonomi masyarakat," sambungnya.
"Dengan banyaknya pengunjung pada perlombaan tersebut, diharapkan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang," katanya.
Untuk jumlah peserta mengikuti lomba bidar itu sebanyak 8 peserta sedangkan untuk perahu hias akan diikuti sebanyak 30 peserta.
Pihaknya menghadirkan dewan juri yang telah berpengalaman membidangi hal tersebut, mulai dari Personel Jasmani dan Rekreasi (Jasrek) TNI Angkatan Laut Palembang, Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Sumsel, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), budayawan, akademisi serta seniman Palembang.
Untuk kriteria dalam ajang bidar yaitu kecepatan waktu tempuh dan disiplin dalam mentaati aturan, sedangkan untuk perlombaan perahu hias, yaitu dekorasi hiasan perahu, dekorasi hiasan hidup, penampilan dan atraksi dalam perjalanan serta kriteria tambahan berupa faktor keselamatan.
"Selain itu, kami juga telah bekerja sama dengan pihak kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Perhubungan serta Kepolisian Air dan Udara (Polairud) untuk memastikan keamanan dan keselamatan terjamin selama ajang tersebut berlangsung," kata Sulaiman.
Tag
Berita Terkait
-
Berbeda Dengan Perahu Dragon, Ini 4 Keunikan Perahu Bidar Palembang
-
Menikmati Kelezatan Tekwan di Pinggir Danau Sipin Kota Jambi
-
Acara Lomba 17 Agustus di Palembang Ricuh, Anggota TNI Bawa Sajam Berakhir Damai
-
Masuk Group 1 Liga 2 Bersama 6 Tim Lainnya, Fans Wanti-Wanti Sriwijaya FC Hadapi Klub Ini
-
Penerbangan Internasional Belum Dibuka, Wisatawan Asing ke Palembang Masih Rendah
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Nyaris Lepas ke Pasar Gelap? Dua Kucing Kuwuk Dilindungi Diamankan di Palembang
-
Viral Dua Kontainer Mengambang di Laut Banyuasin, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Kapan Siswa Palembang Mulai Libur Panjang Imlek dan Ramadan? Ini Detailnya dari Disdik
-
Ladang Ganja 3 Hektare Tersembunyi di Lereng Hutan Empat Lawang Terbongkar