SuaraSumsel.id - Belasan pelajar terjaring dalam razia tawuran yang dilakukan unit reskrim Polsek Sukarame Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (5/7/2023) dini hari.
Namun dari pengakuan salah satu yang diamankan, ia tidak mengikuti aksi tawuran tersebut. Saat diamankan, ia pun terkejut ada polisi yang ramai, padahal baru saja mengantarkan temannya pulang ke rumah.
Sebelas pelajar diamankan lantaran kedapatan membawa senjata tajam berbagai jenis bentuk. Tak hanya sajam, petugas juga menyita barang bukti sepeda motor, handphone.
Mereka diamankan di sebuah Lorong buntu setelah dikejar dari arah Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Alang-Alang Lebar persisnya di belakang Kafe Raja Penukal.
Para remaja yang diamankan sebagian masih berstatus sebagai pelajar SMP, SMK di Palembang dan tamat sekolah.
Pengakuan dari salah satu pelajar yang turut diamankan mengaku terjebak saat hendak pulang sekolah yang justru ikut diamankan dengan oknum pelajar yang diamankan. Seperti yang diakui oknum pelajar kelas X salah satu SMA Negeri di Palembang.
“Mau pulang ke rumah pak dari Talang Kelapa sekalian mengantar kawan pulang ke arah Jalan Soekarno-Hatta. Terus kami tidak mengetahui kalau ada polisi yang sudah,” ujar salah satu pelajar yang diamankan.
Lain halnya dengan pengakuan salah seorang pelajar yang lain yang mengaku sejak dini hari pukul 00.00 WIB, diajak oleh temannya keluar.
“Sekitar dari jam 12 malam, awalnya chatingan diajak teman ketemu di jalan. Teman aku yang mengajak. Ayo kalau mau ikut, sebagai ada yang ketemu di jalan dua motor,” ujarnya melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Baca Juga: Kakak Adik Mawardi Yahya Dan Ridho Yahya Bakal Beradu di Pilgub Sumsel
“Budak yang mengajak tadi lah sudah membawa pedang dan samurai,” katanya.
Kapolsekta Sukarame Palembang Kompol M Ikang Ade Putra mengatakan, belasan remaja dan pelajar itu diamankan setelah pihaknya menerima laporan warga yang masuk ke Banpol.
Tag
Berita Terkait
-
BREAKING NEWS! 110 KK Cluster Alexandria Tolak Masuk Banyuasin, Bakal Gugat Permendagri
-
BREAKING NEWS, Pelajar 13 Tahun Ditemukan Tewas Setelah Sampan Ditabrak Tongkang Batu Bara
-
Kakak Adik Mawardi Yahya Dan Ridho Yahya Bakal Beradu di Pilgub Sumsel
-
Penumpang Asal Sumsel Meninggal di Bus Saat Antre Naik Kapal di Pelabuhan Bakauheni
-
Sumsel Kecewa Berat Dicoret Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-17, Tiga Tahun Bersiap Sia-Sia
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
BRI dan GarudaMiles Tawarkan Ekstra 27.000 Miles Bagi Nasabah Infinite Prioritas
-
Kemarau Panjang, Air Bersih Siswa Sekolah Rakyat Empat Lawang Disuplai 2 Mobil Tangki
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata
-
Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan