SuaraSumsel.id - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin melakukan silaturahmi dengan sejumlah ulama pengasuh dan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Muqimussunnah Kenten Laut Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin.
Kegiatan merupakan lawatan kunjungan kerja di Sumsel pada hari kedua, Jumat (7/7).
Dalam lawannya ke ponpes Muqimussunnah ini, Wapres didampingi sang istri Hj Wury Ma'ruf Amin, Gubernur Sumsel H Herman Deru dan Ketua TP PKK Sumsel Hj Febrita Lustia HD.
Setelah hampir 2 jam melakukan pertemuan tertutup sekitar pukul 12. 00 Wib Wapres bersama dengan rombongan didampingi Gubernur Herman Deru menuju masjid yang ada di dalam komplek ponpes guna mengelar sholat jumat berjemaah.
Wapres menegaskan dalam hidup berbangsa dan bernegara kalangan ulama setidaknya memiliki dua tanggungjawab yakni bidang agama dalam hal pembinaan umat dan tanggungjawab kepada bangsa dan negara.
Wapres mengaku prihatin diera modern sekarang ini banyak orang sudah kecendrung meninggalkan agama. Karena itu peran ulama sangat dibutuhkan dalam melakukan pembinaan umat agar tidak melupakan Allah SWT.
Sebagai bangsa yang berketuhanan yang maha esa. Para ulama juga harus menjaga umat dari paham- paham dan isu-isu yang menyimpang.
Selain itu lanjut Wapres adalah tanggung jawab kebangsaan dan kenegaraan. Ulama itu tanggungjawab kebangsaan itu melekat.
"Prisnip yang kita anut bahwa cinta tanah air bagian dari iman. Konsekuensinya kita harus punya tanggungjawab masalah bangsa ini, siapapun yang berkuasa, siapapun yang menjadi pemimpin bangsa maka ulama bagian yang harus menjaga negara dan bangsa ini. Ini tanggung jawab besar," ujarnya.
Baca Juga: Sindikat Penipuan Jual Beras Online di Sumsel Terbongkar, Dikendalikan dari Lapas
Berita Terkait
-
Warga Binaan di Lapas Lampung Kendalikan Sindikat Penipuan Beras di Media Sosial
-
Sindikat Penipuan Jual Beras Online di Sumsel Terbongkar, Dikendalikan dari Lapas
-
Masa Jabatan Wali Kota Palembang Berakhir, Dewan Usulkan 3 Sosok Putra Daerah Sebagai PJ
-
Detik-Detik Pesepeda Dijambret di Jalan Protokol Sudirman: Palembang Kok Terasa Gak Aman
-
Kloter I Debarkasi Palembang Tiba, Kondisi Jemaah Dipantau 2 Pekan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
8 Fakta Terbaru Tragedi Bus ALS di Muratara, Armada Lama Jadi Sorotan
-
Heboh Razia Ilegal Berujung Pergantian Kadishub, Bagaimana dengan Banjir Palembang?
-
Bank Sumsel Babel dan PT Taspen Hadirkan Layanan Pembayaran yang Lebih Terintegrasi
-
Hilirisasi Batu Bara Menjadi DME, Langkah Strategis Memperkuat Ketahanan Energi Nasional
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Bertambah, Satu Keluarga Masuk Daftar Korban Tewas