SuaraSumsel.id - Halo warga Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), bertepatan dengan HUT ke 77 Bhayangkara yang jatuh pada tanggal 1 Juli 2023, maka PT Kereta Api Indonesia (Persero) menginformasikan jika naik LRT tidak dipungut biaya alias gratis.
Kebijakan ini sebagai kerjasama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS) dan Kepolisian Resor Kota Besar Palembang memberikan hadiah istimewa pada masyarakat penumpang LRT Sumsel dengan potongan harga Rp 0 alias gratis.
Manager Humas PTKAI Divre III Palembang Aida Suryanti mengungkapkan peringatan hari ulang tahun Bhayangkara merupakan momentum sinergitas antar instansi untuk bersama-sama melakukan sosialisasi gerakan menggunakan transportasi umum dengan memberlakukan tiket Rp.0 di LRT Sumsel, pada hari Sabtu (1/7).
"Promo ini merupakan bentuk partisipasi PT KAI sebagai operator LRT Sumsel bersama Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS) dan Polrestabes Palembang dalam menyemarakkan hari ulang tahun Bhayangkara ” ujarnya.
Meski gratis, masyarakat masih harus memiliki tiket QR / manual dengan nominal Rp.0 yang diperoleh di loket 13 stasiun LRT pada hari tersebut. Namun apabila penumpang menggunakan kartu uang elektronik (KUE) dikenakan Rp.1 karena nominal tersebut akan terpotong langsung / otomatis secara sistem elektronik pada saat penumpang tap di gate.
"Pada tanggal 1 Juli nanti, petugas kami di 13 stasiun LRT akan membantu mengarahkan penumpang untuk pencetakan tiket QR dan pengaturan agar alur penumpang dapat berjalan dengan lancar," ujar Aida menjelaskan.
Untuk operasional LRT Sumsel ada 94 perjalanan setiap hari , mulai pukul 05.06 – 20.43 dan jarak antar kereta (headway) selama 17 menit.
Selama ini, harga tiket LRT sebanyak Rp5.000 untuk dari dan menuju stasiun non stasiun bandara dan Rp 10 ribu utk dari dan menuju stasiun bandara.
Dalam mendukung konektivitas LRT Sumsel serta memberikan kemudahan dan memaksimalkan keterjangkauan LRT Sumsel bagi masyarakat serta melengkapi integrasi antar moda sebelumnya. Saat ini ada 7 koridor Feeder LRT Musi Emas dan akan bertambah secara bertahap yaitu stasiun LRT Polresta - via kompleks OPI, stasiun RSUD - via Sukawinatan, stasiun LRT Asrama Haji - via Talang Betutu, stasiun DJKA via Terminal Pasar Plaju, Kamboja - Bukit Siguntang via Stasiun LRT Demang, Talang Kelapa - Talang Buruk via Asrama Haji dan Asrama Haji - Sematang Borang via Jalan Nurdin Panji.
Baca Juga: Layanan BRI Mempermudah Produk UMKM Sumsel ke Pelosok Negeri
"Keberadaan feeder LRT Musi Emas ini merupakan salah satu upaya untuk menjawab kebutuhan angkutan pengumpan (feeder) bagi masyarakat pengguna LRT," pungkas Aida.
Berita Terkait
-
Layanan BRI Mempermudah Produk UMKM Sumsel ke Pelosok Negeri
-
Klasterisasi BRI Bikin Pempek Cek Ida 26 Ilir Palembang Makin Dikenal
-
Geger, Pelajar SMK di Muara Enim Sumsel Tewas di Rumah Kosong
-
Klaster Pempek 26 Ilir Binaan BRI Hidupkan Wisata Kuliner Digital di Palembang
-
Heboh Janji Tak Korupsi Caleg Muda di Sumsel: Aku Haramkan Tubuhku di Surga Jika Satu Rupiah Uang Rakyat Dimakan
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
Terkini
-
BRI: Stabilitas Pasar Modal Perlu Dijaga untuk Perkuat Kepercayaan Investor
-
Siapa 'Pimpinan Berjenjang' BPK yang Disebut Titin Rita dalam Kasus Edison Muara Enim?
-
Kronologi Pria Ngamuk Bawa Parang di Sekayu Muba, Lukai Warga hingga Tewas Dilumpuhkan
-
Bukan Ganti Pejabat, Ini Prioritas Pertama Sumarni Usai Gantikan Edison di Muara Enim
-
Kredit Perbankan Sumsel Melonjak 10,54 Persen, Dunia Usaha Masih Percaya Diri