SuaraSumsel.id - Tim gabungan Satreskrim Polrestabes menggelar operasi penertiban lima gudang diduga tempat penampungan minyak ilegal, Sabtu (17/6/2023).
Kegiatan operasi penertiban dilakukan di Jalan Sartibi Darwis Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang. “Tidak memiliki izin BBG maka pagarnya kita bongkar sementara pemiliknya masih kita telusuri karena saat dilakukan penertiban tidak ada pemiliknya,” ungkap Kasi Ops Penertiban Satpol PP Kota Palembang, Hery Andriadi saat dikonfirmasi di lokasi penertiban.
“Dari hasil operasi ini kelima tempat tersebut dilihat tidak beroperasi lagi, hanya ada tempat-tempat penampungannya saja,” terangnya.
Penertiban tersebut digelar setelah mendapatkan informasi, baik dari RT dan kelurahan, tempat-tempat ini tidak memiliki izin. “Baik izin RT setempat apalagi dari pemerintah seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), izin usaha industri, izin penyimpanan barang dan gudangnya tidak ada,” pungkasnya.
Tim gabungan Satreskrim Polrestabes Palembang bersama Pom TNI, Satpol PP Kota Palembang, dan petugas Polsek Kertapati menggelar operasi penertiban gudang-gudang diduga tempat penampungan minyak ilegal, Sabtu (17/6/2023) pagi.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono mengatakan hasil giat di beberapa tempat dan tempat penampungan.
“Tedmon yang berisi minyak ilegal akan dijadikan barang bukti, sampai saat ini akan dihimpun dan inventaris dahulu berapa jumlah jeriken atau tedmon yang akan kita amankan,” tuturnya.
Ada lima lokasi yang dipasang garis polisi atau ditutup. “Lokasinya dipasang garis polisi dan rata-rata tedmon setelah dicek kosong namun ada sebagian yang tersisa,” ujarnya melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Baca Juga: Polda Sumsel Sita Senjata Api Kanit Paminal Polres Musi Rawas yang Ditemukan Tewas di Mobil Dinas
Tag
Berita Terkait
-
Polda Sumsel Sita Senjata Api Kanit Paminal Polres Musi Rawas yang Ditemukan Tewas di Mobil Dinas
-
Rayakan HUT Kota Palembang, Besok Naik LRT Sumsel Gratis
-
Emosi tak Dikasih Uang, Pemuda di Palembang Tusuk Ibunya Pakai Obeng Berkali-kali
-
DURHAKA! Mabok Sabu, Pemuda Palembang Ngamuk Aniaya Ibu Kandung Pakai Obeng Gegara Tak Dikasih Uang
-
Anggota Polres Mura Sumsel Ditemukan Tewas Dengan Luka Tembakan di Kepala Diduga Bunuh Diri
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?