SuaraSumsel.id - Sosok Amzulian Rifai kembali menduduki jabatan penting negara. Mantan Ketua Ombudsman ini menjadi Ketua Komisi Yudisial atau KY paruh kedua periode Juli 2023 hingga Desember 2025.
Amzulian mengalahkan Binziad Khadafi memperoleh dua suara. Siti Nurdjanah mendapatkan empat suara yang mengalahkan Joko Sasmito yang meraih 2 suara.
Amzulian berhasil meraih suara terbanyak dalam voting Rapat Pemilihan Pimpinan KY di auditorium KY, Jakarta Pusat, Senin (5/6/2023) kemarin.
Ketua KY Amzulian bertekad bekerja keras menjalan tugas dan fungsi pokok dengan berpegangan teguh pada Dasa Dharma Pramuka.
"Kita harus disiplin, berani, dan setia. Disiplin bekerja, disiplin waktu, berani mengambil keputusan apa pun resikonya sepanjang itu untuk orang dan institusi yang kita pimpin. Kemudian kita harus setia kepada orang-orang yang kita pimpin, dengan lembaga di mana kita berada," katanya.
Tanpa modal itu, Amzulian mengungkapkan lembaga mana pun tidak bisa menjalankan tugasnya sebagai pengawasan para hakim.
"Saya yakin, apabila kami mendapat dukungan sepenuhnya dari seluruh Anggota KY dan Sekretariat Jenderal untuk meningkatkan cara kerja yang selama ini sudah baik, maka saya yakin kepercyaan publik yang kita dambakan bisa diperoleh," harapnya melansir ampera.co-jaringan Suara.com
Rapat pemilihan ini dipimpin oleh ketua KY periode sebelumnya, Mukti Fajar Nur Dewata. Keputusan pemilihan pimpinan diambil berdasarkan suara terbanyak melalui pemungutan suara. Rapat pemilihan dilakukan dalam dua tahap, yaitu pemilihan Ketua KY dan dilanjutkan dengan Wakil Ketua KY.
Sebelum penghitungan suara, tujuh Anggota KY memberikan pernyataaan penyampaian kesediaan dan ketidaksediaan untuk dipilih menjadi Ketua KY dan Wakil Ketua KY.
Baca Juga: SDG Sumsel Gelar Pelatihan Penanaman Budi Daya Buah di Ponpes OKI
Calon yang bersedia dipilih menjadi Ketua KY adalah Amzulian Rifai dan Binziad Kadafi. Sementara calon yang bersedia untuk Wakil Ketua KY adalah Joko Sasmito dan Siti Nurdjanah.
Tag
Berita Terkait
-
Harga Jual Pecahkan Rekor Rp35000 Per Kilogram, Petani Kopi di Sumsel Bersuka
-
Pegawai Bank Sumsel Babel Tilap Uang Nasabah Rp 1,2 Miliar, Modusnya Licin Dan Mudah
-
Tilap Uang Nasabah Rp 1,2 Miliar, Mantan Pegawai Bank Sumsel Babel Divonis 7 Tahun Penjara
-
KY Pantau Sidang Tuntutan Bos Judi Online Apin BK di PN Medan
-
Ruang Haluan KMP Jembatan Musi Tergenang Air di Perairan Banyuasin, Begini Kondisi Para Penumpang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar
-
Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara