"Awak marah, awak gedur lawan. Awak bicara sama bidan (apo kamu tu dak nak ngurus apo dak nak muat rujukan kondisi tika mulai lemah) (Saya marah, saya bicara dengan bidan, kenapa istri saya tidak diurus padahal kondisinya makin melemah).
Baru mereka keluar, ngomong samo martua awak di dalam ruang persalinan. ngato awak bicara (baru mereka keluar bicara dengan mertua saya).
Mereka menyinggung, bahkan mertua awak nemani di ruang persalinan di suruh bidan keluar, (kato bidan uwak dak pacak mantu wak kelo bae,) (Bahkan mertua saya yang menemani di ruang persalinan disuruh keluar).
Dakte utak bidan martua awak tu rantuo tika nak di usir jak ruangan . Keluar ruangan mertua awak, pas nak masok lagi takunci pintu , ngapo bidan ngunci pintu dakte kuargo yang nemani tika di dalam dakte utak nian bidan puskesmas pauh jangan mentang2 mereka bidan jangan sakendak kenda mereka (Tidak ada otaknya, merta saya yang menjaga istri diusir dari ruangan. Mertua saya keluar, dan ruang persalinan dikunci, dengan tidak ada keluarga yang menemani istri saya. Tidak ada otak bidan puskesmas tersebut, jangan berstatus bidan sehingga seenak hati mereka).
Baca Juga: Produsen Kendaraan Tambang Asal Tiongkok Bidik Sumsel
Baru kemudian mendekati subuh ada tindakan merujuk.
"Sampai jam 5 baru ado tindakan nak di rujuk ke rumah sakit ar bunda lubuk linggau (Baru jam 5 mau dirujuk)
Sampai di air bunda istri awak dak dapat di selamatkan (sampai rumah sakit, istri saya tidak bisa diselematkan).
Istri awak ninggal baru datang di rumah sakit ar bunda. (Istri saya meninggal saat datang di rumah sakit).
Melansir suaralinggau.com-jaringan Suara.com, akibat peristiwa ini, dua nyawa baik nyawa istri dan anak tidak terselamatkan.
"2 nyawa dak selamat. (Dua nyawa tidak selamat)"
Kejadian ini membuat awak meraso kecewa nian dengan kelalaian bidan puskesmas pauh. {Kejadian ini membuat saya kecewa dengan bidan puskesmas).
Baca Juga: Lagi-lagi Karena Jalan Rusak di Sumsel, Seorang Ibu Digendong Melintasi Jalan Berlumpur
Seharus nya jika memang dak pacak di lahirkan di puskesmas pauh.
Bidan cepat cepat ngambil tindakan rujukan, bukan nariak nunggu wat, nunggu wat.
bahkan sampai keluar jak ruangan persalinan ningal istriak awak di dalam tu ,
bidan masok ruang depan ngato ngantuk nian nak tido segil
Berita Terkait
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Lebaran Berdarah, Tukang Parkir Kritis Ditusuk 7 Kali Pengunjung Club DA 41 Palembang
-
Kronologi Siswi SD Hilang 2 Hari, Ditemukan Dicabuli di Hotel Palembang
-
Wisata Maut di Ogan Ilir: Speedboat Terbalik Lagi, 'Tak Basah Tak Bayar'
-
Baru Kenal, Pemuda 19 Tahun Tega Cabuli Siswi SD di Hotel Melati Palembang
-
Ritel Hingga Perkebunan, Puluhan Perusahaan di Sumsel Tak Cairkan THR