SuaraSumsel.id - Kejadian nahas dialami pasien nenek berusia 109 tahun di Muratara, Sumatera Selatan (Sumsel) pada akhir pekan lalu. Dia meninggal dunia setelah mobil ambulans yang membawanya kecelakaan menuju rumah sakit, RSUD Rupit.
Nenek yang diketahui bernama Zubaidah merupakan pasien yang dibawa mobil ambulance BG 9022 QZ dari Puskesmas Muara Kulam, menuju RSUD Rupit. Nahasnya saat di jalin Sumatera (jalisum) Desa Lubuk Kemang, Kecamatan Rawas Ulu, ambulans tersebut hilang kendali.
Akibatnya, sang nenek yang dibawa di dalam mobil juga terjatuh. Melansir suaralinggau.com-jaringan Suara.com, ambulance membawa empat orang kerabat pasien dari Puskesmas Muara Kulam menuju rumah sakit RSUD Rupit.
4 penumpang alami luka berat serta 1 sopir mengalami luka ringan.
Sayangnya, sang nenek Zubaidah tidak tertolong saat dibawa ke rumah sakit daerah tersebut.
Sekretaris Dinas Kesehatan Sumsel Tasman membenarkan kejadian tersebut. Pasien dinyatakan meninggal dunia yang berusia 109 tahun, dan 5 diantaranya masih dalam perawatan di RSUD.
“Itu benar mobil ambulans dari Puskesmas Muara kulam, dan mobilnya alami kecelakaan tunggal,” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Wajib Lapor Dua Kali Sepekan, Pelapor Minta Lina Mukherjee Diposisikan Tersangka Bukan Korban
-
Kasus Pemalsuan Surat, Mantan Ketua DPW PKS Sumsel Erza Saladin Ditahan
-
Gelapkan Uang Nasabah Rp1,2 Miliar, Tiga Pegawai Bank Sumsel Babel Dituntut 8 Tahun Dan 3 Tahun Penjara
-
Anak Gubernur Herman Deru Sampai Istri Wali Kota Lubuklinggau Incar Kursi DPD
-
Tragis! Ambulans Kecelakaan, Pasien Nenek Usia 109 Tahun Meninggal Dunia
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
HUT RI ke-81, Mitra Grab Palembang Rayakan Semangat Gotong Royong Bersama 810 Mitra
-
Pemkot Palembang Tak Lagi Menanggung 5.502 Guru PPPK, Ini Dampaknya bagi APBD
-
PTBA Perkuat Transformasi Digital dan Tata Kelola melalui Integrasi Sistem 1MINDER SAP