SuaraSumsel.id - Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil alias Molen mengaku sudah lama memiliki harta kekayaan berupa kebun sawit dan indekos. Hal ini pula yang menyebabkan harta kekayaannya mencapai seperti yang dilaporkan di Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) 2021.
Maulan Aklil juga sudah mememuhi panggilan KPK mengklarifikasi seluruh harta kekayaan di LHKPN 2021 mencapai Rp11.380.412.373 ke KPK pada 17 Mei 2023. Dia mengaku punya indekos 52 pintu di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).
"Kemarin KPK melaksanakan konferensi pers dan mereka akan turun ke lapangan melihat apakah kos-kosan saya itu ada, 52 pintu saya punya kos-kosan di Palembang itu sebelum jauh hari saya jadi kepala BKD pun saya sudah punya," kata Molen kepada wartawan
Tidak saja kos-kosan 52 pintu di Palembang, Molen juga megaku punya kebun sawit sebelum menjabat Wali Kota Pangkal Pinang.
"Biarkan kawan-kawan KPK memeriksa, malah saya suka sekali. Mudah-mudahan dengan hasil dari mereka memberikan jalan terbaik untuk kami sekeluarga ini," tambah Molen.
KPK sebelumnya mengungkap hasil klarifikasi LHKPN milik Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil. Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan menyebut, Molen memiliki sumber pendapatan lain selain gaji sebagai kepala daerah.
Untuk memastikan aset yang dimiliki Maulan Aklil, KPK akan mengirim tim ke Pangkalpinang melakukan penelusuran langsung.
"Dan kami juga lakukan asesmen, kalau bilang kos-kosan itu berapa gede kos-kosannya, berapa pendapatannya. Kalau di perkebunan berapa banyak dia punya, kira-kira berapa penghasilannya," ujarnya melansir wowbabel.com-jaringan Suara.com.
Baca Juga: Ayah di Sumsel Cabuli Anak Kandung Berkali-kali: Raba Kemaluan Saat Asyik Menonton TV
Berita Terkait
-
Ayah di Sumsel Cabuli Anak Kandung Berkali-kali: Raba Kemaluan Saat Asyik Menonton TV
-
Harta Wali Kota Pangkalpinang Rp11,3 M Versi LHKPN, Masih Punya Kebun Sawit dan Bisnis Kos
-
Profil Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil, Asal-usul Harta Kekayaannya Bakal Diusut KPK
-
Urban Farming Kampung Sayur Cempako, Ubah Perilaku Warga Nan Diganjar Penghargaan BRI
-
Urban Farming Ala BRI, Ubah Lahan TPS Liar Jadi Pusat Ekonomi Warga Palembang
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim