SuaraSumsel.id - Seorang warga di Desa Lebung Gajah Kecamatan Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), Eko Jaya Saputra (29) berhasil menipu nasabah sebuah bank.
Tidak tanggung-tanggung, dalam pengakuannya pada penyidik polisi, ia berhasil meraup uang nasabah sampai Rp1,7 miliar. Beruntung aksi Eko ini berhasil dihentikan.
Dia ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan oleh opsnal Tipidter Polres Jembrana yang bekerjasama dengan Jatanras Polda Sumsel. Eko rupanya telah beroperasi selama tiga tahun dengan keuntungan miliaran rupiah.
Polisi menyebut, tersangka Eko beraksi di hutan tak jauh dari kediamannya di Desa Lebung Gajah, Kecamatan Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir.
Bahkan dalam melancarkan aksinya tersangka disebut membangun sebuah pondok di tengah hutan.
Kasubdit Jatanras Kompol Agus Prihandinika menyebut modus yang dilakukan yakni mengirim kode OTP terhadap calon mangsanya. Dari kode itu, ia menyadap akun mobile banking korban.
“Kurang lebih sudah Rp1,7 miliar yang saya dapat,” jelasnya
Uang sebanyak itu diakui Eko digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari, namun juga untuk membeli barang barang mewah.
Adapun barang bukti diamankan polisi yakni satu unit ponsel samsung galaxy Z Flip 3 satu unit kendaraan roda 4 merk mitshubisi Pajero sport warna putih dg Nopol yg terpasang BG 3322 EL.
Baca Juga: 4 Petinggi Kementan Diperiksa Kasus Korupsi Program Serasi di Banyuasin Sumsel
Opsnal subdit Jatanras polda Sumsel bersama dengan opsnal reskrim Polres Jembrana Bali berhasil menangkap pelaku penipuan online berkedok pegawai bank BUMN.
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, tak tanggung tanggung kasus penipuan online yang dilakukan tersangka, korban atas nama Hendrik Salim warga asal kabupaten Jembrana, provinsi Bali mengalami penipuan senilai Rp798 juta.
Berita Terkait
-
Daftar PKB, Mantan Kabareskrim Susno Duadji Target Kursi Senayan
-
30 Kilogram Ganja Aceh Dibungkus Kardus Popok Bayi Diangkut Bus AKAP Sempati Star
-
BMKG: Waspada Ketinggian Gelombang Laut Selat Bangka 4 Meter
-
Pesanan COD Berujung Maut, Kurir di Banyuasin Ditusuk Karena Tak Mau Kembalikan Barang
-
Wanita Indonesia Mulai Mau 'Delay' Menikah tapi Tetap Ingin Punya Keturunan
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot
-
Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla
-
Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar
-
51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor
-
PTBA dan UGM Uji Pupuk Kalium Humat dari Batu Bara untuk Tingkatkan Hasil Panen