SuaraSumsel.id - Kota Palembang, Sumatera Selatan terus berlangganan banjir. Setidaknya beberapa hari di pekan lalu, Palembang terendam banjir yang juga dipicu intensitas hujan yang tinggi.
Sekda Palembang menyebutkan Palembang masih membutuhkan 20 kolam retensi atasi banjir di Palembang. Menanggapi hal itu, publik meragukan keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) mengatasi banjir di Palembang.
Publik menilai selama 10 tahun terakhir, banjir di Palembang kian parah. Beberapa wilayah yang bukan langganan banjir malah berubah menjadi langganan banjir baru.
Hujan lebat menimbulkan genangan di kawasan permukiman Sekip Bendung, Demang Lebar Daun, Dwikora, Jalan Simanjuntak, dan Rawa Sari belakang kampus lama UIN Raden Fattah Palembang.
Selain itu, hujan menyebabkan ruas Jalan Soekarno Hatta, Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II KM 11, Jalan Jepang Kecamatan Alang-Alang Lebar, Jalan Kolonel Barlian, Jalan Basuki Rahmad, Jalan R Sukamto, Jalan Demang Lebar Daun, Jalan Mayor Ruslan, Jalan Bay Salim, dan Jalan Jendral Sudirman di depan rumah Dinas Pangdam II Sriwijaya tergenang.
Saban banjir, jalan-jalan protokol pun menjadi korban. Bencana banjir diakui warga jalan Sudirman, kian parah di Palembang.
"Jika harus tunggu 20 kolam retensi, sampai tahun atau abad kapan Palembang bebas banjir," tanya Sandri, warga Sudirman.
Banjir sendiri diakuinya berdampak luas, mulai dari ekonomi, produktivitas penduduk, kualitas bangunan, pelayanan pemerintah lainnya, hingga mental masyarakat Palembang.
"Palembang banjir terus menerus, jalan rusak, macet, rawan kecelakaan, warga jadi tidak produktif, pendapatan menurun, warga stres dan lama kelamaan, Palembang menjadi kota yang tidak nyaman, dan tingkat ekonomi rendah," sambung dosen di Universitas swasta di Palembang ini.
Baca Juga: Serunya Festival Generasi Happy Tri di Palembang, Ajak Gen Z Cerdas Berdigital
Buruknya komunikasi sekaligus langkah yang diambil Pemerintah menjadi cerminan dan penilaian pada sosok pemimpin.
"Jika terus-terusan Palembang disebut butuh puluhan kolam retensi, sebenarnya sampai kapan Palembang akan bebas banjir?, tanyanya kemudian.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa sebelumnya kota Palembang harus memiliki 20 kolam retensi sebagai salah satu solusi mengatasi banjir.
"Berdasarkan kajian kami bahwa Kota Palembang ini idealnya memiliki 20 kolam retensi, karena saat ini yang ada baru tujuh unit yang dinilai belum mampu mengendalikan genangan air atau banjir jika terjadi hujan lebat," katanya.
Kolam retensi ini dinilai efektif untuk mengatasi banjir dalam jangka panjang karena fungsinya sebagai pengganti lahan resapan yang banyak beralih fungsi menjadi kawasan permukiman dan perkantoran serta penyebab lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kunjungi Sumsel, Prabowo Subianto Hadiri Pernikahan Anak Marzuki Alie
-
Gandeng Milenial, Indonesia Survei Targetkan Hal Ini Bagi Kehidupan Berdemokrasi
-
Bidik Penyimpangan Distribusi Pupuk di Sumsel, Polda Bakal Datangi Wilayah Rawan Ini
-
2.412 Masyarakat Kurang Mampu di Sumsel Kini Bisa Nikmati Listrik
-
Proyek Gedung DPRD Pali Rugikan Negara Rp7 Miliar, Kejaksaan Tetapkan 4 Tersangka
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat 1,18 Juta BRILink Agen
-
Ultra Mikro BRI Catat 22 Ton Tabungan Emas dan 7,9 Juta Polis Baru
-
Warga Palembang Dijanjikan Imbalan Jika Rekam Pembuang Sampah, Efektifkah?
-
Pensiunan ASN Kini Tak Perlu Antre Lama, Ini Kemudahan Baru dari Bank Sumsel Babel
-
8 Fakta Terbaru Tragedi Bus ALS di Muratara, Armada Lama Jadi Sorotan