SuaraSumsel.id - Lima orang tahanan kabur dari sel tahanan KSKP Boom Baru Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel)pada akhir pekan lalu. Akibatnya 5 anggota Polri diperiksa akibat peristiwa tersebut.
Mereka diduga, melakukan pelanggaran etik Polri.
Kasi Propam Polrestabes Palembang, Kompol Agustan mengatakan terkait kejadian ini sudah ada lima anggota Polsek Boom Baru dilakukan pemeriksaan. “Ada lima anggota yang diperiksa, karena ada pelanggaran kode etik,” katanya.
Sementara Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhamad Ngajib, melalui Kasat Reskrim Kompol Tri Wahyudi melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, mengungkapkan jika di dalam sel tahanan KSKP Boom Baru terdapat 13 tahanan.
Lima orang tahanan diantaranya kabur, pada Minggu (9/10/2022) sekira pukul 05.30 WIB. Kurang dari dua hari kabur, kelima tahanan kembali ditangkap oleh tim gabungan hingga ke luar daerah Sumsel.
“Benar kurang dari dua hari, kelima tahanan kabur semuanya sudah berhasil ditangkap kembali oleh tim gabungan Polrestabes Palembang. Mereka kabur Minggu pagi, dan ditangkap Senin malam. Tiga orang ditangkap di luar Sumsel, daerah Pekan Baru, dan satu orang di OKI, satunya lagi ditangkap pihak Satres Narkoba Polrestabes Palembang,” jelas Kompol Tri.
Mereka terpaksa diberikan tindakan tegas dan terukur di kedua kakinya lantaran telah kabur dari sel Polsek KSKP Boom Baru. “Iya benar semuanya diberikan tindakan tegas dan terukur. Mereka merupakan tahanan Narkoba dan kriminal, tiga orang tahanan titipan jaksa karena berkasnya sudah P21, dan duanya lagi masih dalam proses,” ungkapnya.
“Tidak ada yang dirusak, nanti akan dicek internal kita dan akan didalami oleh Propam. Termasuk permasalahan Kapolseknya, itu masalah internal, Satreskrim hanya sebatas proses penangkapan,” katanya.
Baca Juga: Sadis! Kadus Dan Istri di Banyuasin Sumsel Tewas Dengan Tangan Dan Kaki Diikat, Diduga Dirampok
Berita Terkait
-
Dua Anggota Satlantas Viral Gegara Disebut Pungli Truk di Kawasan Soekarno Hatta Palembang
-
Sadis! Kadus Dan Istri di Banyuasin Sumsel Tewas Dengan Tangan Dan Kaki Diikat, Diduga Dirampok
-
Menilik Konsep Ekonomi Hijau di Sumatera: Pertanian Berbasis Lanskap Dikembangkan di OKI Sumsel
-
Cuaca Sumsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Hujan di Siang Hari, Palembang Diguyur Hujan Malam Hari
-
Calon Tunggal, Ucok Hidayat Kembali Pimpin PSSI Sumsel
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI: BRI Perluas Akses Keuangan Hingga Pelosok dan Mancanegara
-
Video Viral Pengeroyokan Pelajar SMKN 2 Palembang, Ini 5 Fakta yang Terungkap
-
Diduga Rekam Mahasiswi saat PKKMB Unsri, Dua Mahasiswa Dilaporkan ke Polisi
-
Tragedi Dini Hari di Prabumulih, Begini Kronologi Tabrakan yang Tewaskan 3 Orang
-
Perayaan HUT RI, PHR Zona 4 Salurkan 4.000 Paket Sembako untuk Warga di Sumsel