SuaraSumsel.id - Asosiasi Provinsi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia Sumatera Selatan kembali dipimpin Ucok Hidayat. Kepemimpinan sosok Ucok Hidayat setelah menjadi calon tunggal dalam proses pemilihan ketua baru periode 2022-2016.
Ketua Komite Pemilihan M Hidayat di Palembang, Selasa, mengatakan, setelah panitia menutup proses pendaftaran calon ketua pada Selasa (10/10) diketahui hanya Ucok Hidayat yang mendaftarkan diri.
Dengan begitu, secara otomatis Ucok Hidayat jadi Ketum Asprov Sumsel lagi, kata dia. Pendaftaran bakal calon ketua telah dibuka sejak 1-10 Oktober lalu.
Sampai penutupan pada 10 Oktober 2022 pukul 00.00 WIB, hanya Ucok Hidayat menjadi satu-satunya kandidat yang maju mendaftarkan diri. Melansir ANTARA, Mantan Manajer Sriwijaya FC itu sebelumnya telah memimpin PSSI Sumsel sejak 2018.
Sebelumnya, panitia penyelenggara sudah mengumumkan ke masyarakat melalui media massa mengenai adanya penggantian kepengurusan PSSI Sumsel, yang mengharapkan muncul figur baru untuk memajukan olahraga provinsi tersebut.
Akan tetapi, setelah dinantikan selama 10 hari hanya Ucok Hidayat yang mendaftarkan diri sehingga yang bersangkutan hanya tinggal menunggu pengesahan dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Asprov PSSI Sumsel pada 5-6 November 2022 mendatang.
Berbeda dengan bakal calon ketua yang hanya memunculkan calon tunggal, posisi calon anggota Komite Eksekutif (Exco) justru ramai peminat.
Sedikitnya ada delapan bakal calon anggota Komite Eksekutif (Exco) Asprov PSSI Sumsel diantaranya, H Syahril Musa, Mathys Rugebregt, Andre Irani, Hendrik Halim, Ir Islah Taufik Effendy, Ahmad Arris Alkautsar, Akhmad Toyibir dan Indrayadi.
Delapan calon itu bakal memperebutkan empat kursi Exco pada KLB Asprov PSSI mendatang.
Baca Juga: Kenaikan Harga BBM Subsidi Sumbang Inflasi di Sumsel Cukup Besar, 1,21 Persen
Tahapan kongres berlanjut dengan verifikasi dokumen pada 12-15 Oktober 2022 dan perbaikan berkas pada 16-20 Oktober 2022. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Kenaikan Harga BBM Subsidi Sumbang Inflasi di Sumsel Cukup Besar, 1,21 Persen
-
Aset Negara di Sumsel Bermasalah, Gubernur Herman Deru Gandeng Kejaksaan
-
5 Tahanan Polsek Kawasan Pelabuhan Palembang Kabur, Begini Kondisi Terkini
-
Bus Prima Abadi Ditabrak Kereta Api di Perlintasan Lahat Sumsel, 24 Penumpang Terpental
-
Dilaporkan Penganiayaan, Ketua UKMK Litbang UIN Raden Fatah Palembang Enggan Ungkap Kronologi Diksar
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla, Warga Sumsel Ajukan 7 Tuntutan
-
Palembang Diselimuti Asap Karhutla, Kualitas Udara Masuk Zona Berbahaya Lagi
-
Kabut Asap Karhutla Kembali Ganggu Penerbangan Palembang, 5 Pesawat Terdampak Hari Ini
-
Habitat Terbakar, Anak Kucing Kuwuk 2 Bulan Ditemukan Sendirian di Ogan Ilir
-
7 Kali Reshuffle Prabowo, Pengamat UIN Raden Fatah Palembang Soroti Efeknya ke Birokrasi