SuaraSumsel.id - Masyarakat etnis Muslim Tionghoa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung membangun Masjid Laksamana Cheng Ho, guna meningkatkan ketakwaan dan pendidikan agama masyarakat di daerah berjuluk "Negeri Serumpun Sebalai" itu.
"Saya mengapresiasi para mualaf etnis Tionghoa yang menginisiasi pembangunan Masjid Laksamana Chen Ho ini," kata Penjabat Gubernur Kepulauan Babel Ridwan Djamaluddin di Pangkalpinang, Senin.
Ia mengatakan di kompleks Masjid Laksamana Cheng Ho, yang juga akan dibangun asrama, madrasah, dan Taman Pendidikan Al Quran (TPA) ini memiliki arsitektur oriental khas Tionghoa di lahan seluas sekitar 5.250 meter persegi di Desa Mangkol, Kabupaten Bangka Tengah.
"Dengan langkah dan niat yang baik ini, masjid ini dapat menjadikan sebagai salah satu lokasi pusat peradaban umat Islam di Bangka Belitung," ujarnya.
Menurut dia Laksamana Cheng Ho ini merupakan seseorang penjelajah dari negeri "Tirai Bambu" yang telah melakukan ekspedisi ke berbagai negeri, termasuk Indonesia pada 1405 yang diyakini untuk turut menyebarkan agama Islam di Nusantara.
"Hendaknya kita semua belajar dari Laksaman Chen Ho dengan berani menjelajah dengan mengurangi samudera untuk misi yang mulia," katanya.
Ia menambahkan masjid ini memiliki visi yang besar, karena rumah ibadah umat Islam ini juga sebagai pusat pendidikan yang mencerminkan kerukunan umat beragama di Negeri Serumpun Sebalai yang terjaga dengan baik.
"Desain bangunan masjid berorientasi khas Tionghoa ini untuk memunculkan kesan ekspresi keterbukaan masyarakat di daerah ini," demikian Ridwan Djamaluddin.
Di Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) juga ada masjid dengan arsitektur Tionghoa, Masjid Laksamana Cheng Ho. [ANTARA]
Baca Juga: Cuaca Sumsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Hujan Pada Siang Hingga Sore Hari
Berita Terkait
-
Gubernur Herman Deru Satu Suara Partai NasDem Dukung Anies Baswedan, Pengamat: Langkah Strategis 2024
-
Ditawari Jasa Oral Seks Cuma-cuma, Nasib Pria Ini Berakhir Tragis
-
Niat Cari Sarapan di Daerah Sekip Palembang, Lihat Tas Diikat di Sepeda Langsung Disikat
-
Cuaca Sumsel Hari Ini: Sebagian Wilayah Hujan Pada Siang Hingga Sore Hari
-
Sumsel Sepekan: Petani di Sumsel Kesulitan BBM, Tawuran Remaja Bawa Sajam di Palembang
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar
-
Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara