SuaraSumsel.id - Suhu di Palembang Sumatera Selatan (Sumsel) tengah naik. Pada Jumat malam, sebanyak tiga ruko di pasar 16 Ilir di Jalan Beringin Janggut II Kecamatan Ilir Timur 1, Palembang hangus terbakar.
Setidaknya 12 unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran dari Pos Merdeka, Pos Sebarang Ulu 1 dan Seberang Ulu 2 beserta tim Dinas Pemadam Kebakaran Provinsi dikerahkan ke tempat kejadian.
"Peristiwa kebakaran itu di laporkan warga terjadi pada Jumat malam sekitar pukul 21.51 WIB, kata Kepala Seksi Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Palembang, Mohammad Hardiansyah, di Palembang, Sabtu.
Keberadaan bangunan ruko di lokasi kejadian sangat rapat dan berhimpitan sehingga membuat api merambat menyasar dua bangunan ruko lain milik Heri dan Masayu Nuraini.
Api kebakaran terpantau pertama kali dari lantai tiga salah satu ruko penyedia jasa pakaian milik Kemas Burhanudin (27). Bangunan ruko yang berada beberapa meter dari Jembatan Ampera itu dalam kondisi sudah tutup dan dalam terkunci sehingga cukup menghambat upaya penyiraman.
Para pemilik ruko dan warga di lokasi kejadian bergotong royong membantu petugas melakukan penyiraman, sembari berupaya menyelamatkan harta benda dari lalapan api kebakaran yang terus membesar.
Hingga akhirnya api kebakaran berhasil dipadamkan, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 00.14 WIB.
Petugas memastikan tidak ada korban jiwa atau pun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut.
Aparat Polrestabes Palembang dan Polsek Ilir Timur 1 belum dapat memastikan penyebab kebakaran termasuk jumlah kerugian karena proses olah tempat kejadian perkara masih bergulir setidaknya hingga pukul 00 30 WIB.
Baca Juga: Lima Wilayah di Sumsel Alami Hari Tanpa Bayangan Hari Ini, Termasuk Palembang
Tag
Berita Terkait
-
Hari Tanpa Bayangan di Palembang Jadi Puncak Suhu Maksimun Hari Ini, Disarankan Banyak Minum Air Putih
-
Lima Wilayah di Sumsel Alami Hari Tanpa Bayangan Hari Ini, Termasuk Palembang
-
Hari Tanpa Bayangan Berlangsung Mulai Hari Ini di Sumsel, Catat Lokasinya
-
KPU Sumsel akan Lakukan Pemutakhiran Data Pemilih Pemilu 2024
-
Fenomena Bayi "Dibuang" Karena Desakan Ekonomi Dinilai Karena Kemiskinan Sumsel Belum Terjawab
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Dituduh Curi Uang, Napi Lapas Muaradua Tewas Dianiaya: 4 Rekan Sekamar Jadi Tersangka
-
BRI Gandeng Prodia, Tawarkan Diskon MCU Hingga Free Medical Check-Up
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri