SuaraSumsel.id - Nama Hasnaeni Moein tetiba trending topik di media sosial. Dia ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) atas kasus korupsi Waskita Beton.
Ia dikenal dengan sebutan Wanita Emas yang kemudian video penangkapannya viral. Tampak wanita emas ini meronta dan berteriak histeris saat digelandang ke dalam mobil tahanan Kejagung.
Hasnaeni memakai baju khas tahanan Kejagung berwarna pink dengan tangan diborgol. Saat itu Hasnaeni menggunakan kursi roda dengan tangan bekas infusan.
Wanita emas yang memiliki nama lengkap Mischa Hasnaeni Moein berasal dari Makassar itu ternyata putri dari seorang mantan politisi senior partai PDI-P yaitu Max Moein.
Hasnaeni sendiri pernah tergabung dalam partai politik demokrat selanjutnya tergabung di partai PDI-P.
Kemudian Hasnaeni Moein memutuskan untuk mendirikan partai politik miliknya sendiri. Melansir terkini.id-jaringan Suara.com, partai politik yang didirikannya itu adalah Partai Emas. Hasnaeni Moein pun menjadi ketua umum dari partai politik tersebut.
Musyawarah pendirian Partai Emas (Era Masyarakat Sejahtera) digelar di Kemang Timur, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu 11 Juli 2020 yang lalu.
Itulah yang menyebabkan ia dikenal sebagai ‘wanita emas’.
Kemudian pada Senin, 11 Juli 2022 lalu, wanita emas terpilih menjadi Ketua Umum Partai Republik Satu pada kongres yang digelar partai politik itu di Jakarta,
Adapun program dari Partai Republik Satu ini diantaranya adalah koperasi, ojek daring, dan rumah subsidi untuk yang membutuhkan.
Tidak hanya itu, dia juga berjanji akan melakukan pemberdayaan pada masyarakat dan membuka lapangan kerja serta peluang bisnis.
Namun sayang, Kejaksaan Agung (Kejagung) sudah menetapkan Hasnaeni Moein sebagai tersangka dari tindak kasus korupsi Waskita Beton.
Penetapan tersangka atas perkara dugaan korupsi penyimpangan dan penyelewengan penggunaan dana PT Waskita Beton Precast pada 2016-2020.
Hal tersebut akankah berdampak pada nasib parpol yang dipimpinnya saat ini. Anggota KPU RI Idham Holik menjelaskan, pihaknya sebagai pelaksana tahapan penyelenggaraan pemilu.
Walaupun Hasnaeni telah dijatuhi hukuman pidana, Idham memastikan ada satu kemungkinan bisa terjadi kepada Partai Republik Satu yang saat ini dalam posisi masih menjadi calon peserta Pemilu 2024.
Tag
Berita Terkait
-
Histeris Saat Ditangkap! Tersangka Kasus Korupsi PT Waskita Beton Precast, Ini Dia Profil Hasnaeni 'Wanita Emas'
-
Ayah Hasnaeni Moein, Max Moein Pernah Terjerat Beberapa Kasus, Salah Satunya Pelecehan
-
Sempat Viral di Sosmed, Wanita Emas Hasnaeni Pernah Siapkan Uang 'Sedekah' Rp 50 Miliar
-
Peran Hasnaeni Wanita Emas dalam Korupsi Rp2,5 Triliun PT WBP, Buat Tagihan Fiktif Rp16 Miliar, Dihabiskan Sendiri
-
Hasnaeni Menangis Histeris saat Masuk Mobil Tahanan, Kejagung: Pihaknya Tidak Kooperatif
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
10 Game Balap Mobil Terbaik 2026 untuk HP Spek Rendah, Grafis Halus Tanpa Lag
-
Kondisi Terkini Banjir OKU Timur: Warga Terima Sembako dan Janji Benih Padi
-
Keuangan Daerah Cekak? DPRD dan Pemprov Sumsel Bentuk Pansus Cari Tambahan PAD
-
BRI Bekali Atlet SEA Games 2025 dengan Edukasi Keuangan Berkelanjutan
-
7 Bedak Tabur untuk Tampilan Wajah Lebih Mulus di Depan Kamera