SuaraSumsel.id - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan (Sumsel), mendorong pihak eksekutif membangun sirkuit berstandar nasional.
Keberadaan sirkuit berstandar nasional itu dinilai sebagai sarana olahraga balap sepeda motor bagi masyarakat OKU.
"Jalur sirkuit ini layak dibangun di kawasan Kelurahan Kemelak Bindung Langit, Kecamatan Baturaja Timur karena memiliki lahan yang luas dan cukup jauh dari permukiman penduduk," kata Wakil Ketua DPRD OKU, Yudi Purna Nugraha, Jumat (23/9/2022).
Pembangunan jalur balap sepeda motor ini dengan memanfaatkan lahan milik Pemerintah Kabupaten OKU seluas sekitar 5 hektare (Ha).
"Tahun depan ini harus terealisasi. Yang penting Komisi III DPRD OKU berkomitmen untuk mewujudkan hal tersebut," tegasnya.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten OKU, Densi Hermanto menambahkan bahwa rencana tersebut berawal dari keinginan masyarakat khususnya komunitas olahraga bermotor yang menginginkan adanya sirkuit olahraga standar nasional.
"Untuk itu melalui pemanfaatan aset yang dikelola oleh Pemkab OKU ini kami di dewan sepakat untuk membangun sirkuit grass track berstandar nasional di kawasan Kemelak Bindung Langit," ujarnya.
Untuk tahap awal, lanjut Densi, melalui APBD Perubahan Tahun 2022 pihaknya akan merancang Landscape agar ke depan pembangunan tersebut dapat terukur dan maksimal.
“Terkait nama dari sirkuit ini nantinya akan menyesuaikan. Yang pastinya pada tahap awal ini untuk menentukan kebutuhan anggaran termasuk desain ke depan melalui Landscape,” jelasnya.
Baca Juga: Harga Sudah Naik, Pengendara Masih Antre Panjang di SPBU di Sumsel
Sementara itu, Kabid Aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) OKU, Lusi melalui Kasi Pengamanan Erwin Arijaya secara terpisah mengatakan, lahan yang direncanakan untuk pembangunan sirkuit tersebut berada di lahan milik Pemkab OKU seluas 20 hektare (Ha).
"Dari luas lahan 20 Ha, 5 Ha diantaranya diperuntukkan untuk membangun sirkuit berstandar nasional yang rencananya dibangun pada 2023,” jelas Erwin. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Harga Sudah Naik, Pengendara Masih Antre Panjang di SPBU di Sumsel
-
Sebut Kejaksaan Sarang Mafia, YouTuber Alvin Alim Dilaporkan ke Polres Pali Sumsel
-
Ustaz Abdul Somad Isi Ceramah Tabligh Akbar di Pelataran Benteng Kuto Besak Palembang
-
Rapat Pemegang Saham: Pengelolaan Jakabaring Sport City Palembang Dimandatkan Pada Komisaris
-
Tugal Camp Fest 2022: Rayakan Hari Tani Sebagai Momen Gerakan Sosial Alternatif Sumsel
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
Terkini
-
Bukan Sekadar Adopsi, Dugaan TPPO Mengemuka di Balik Bayi 3 Hari Ditawarkan Rp52 Juta
-
Mudik Gratis Bank Sumsel Babel 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Berangkat 17 Maret
-
Alasan Sebenarnya Orang Tua di Palembang Hendak Jual Bayi Rp52 Juta Terungkap
-
Viral Nasabah Bank 9 Jambi Ngaku Rp24,6 Juta Hilang Usai Mobile Banking Tak Bisa Diakses
-
Jadwal Buka Puasa Palembang 24 Februari 2026 Hari Ini: Catat Waktu Magrib & Isya