SuaraSumsel.id - Sosok anggota DPRD kota Palembang, Sumatera Selatan yang menganiaya wanita di SPBU terungkap. Diketahui ia bernama HM Syukri Zen, politisi senior Partai Gerindra kota Palembang.
Belakangan diektahui HM Syukri Zen telah menyesali perbuatannya dan meminta maaf kepada korban wanita yang diketahui bernama Nurmala. Sebuah video memperlihatkan penganiayaan pada wanita di SPBU Palembang, Sumatera Selatan menjadi viral.
Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di SPBU jalan Demang Lebar Daun Palembang. Syukri Zen yang kini duduk di komisi II DPRD kota Palembang mengalami kesalahpahaman bersaama seorang wanita yang diketahui bernama Nurmala.
Sosok Syukri Zen ialah politisi ini tergolong senior, karena sudah tiga periode menduduki kursi legislatif kota Palembang. Dalam konfrensi pers yang dilakukan di kantor DPC Partai Gerindra Palembang diungkap pemicu penganiayaan tersebut.
Syukri Zen meminta maaf atas peristiwa tersebut. Dia mengaku khilaf lantaran tak terima saat hendak masuk ke jalur pengisian Pertamax dihalau oleh korban yang mengantre pengisian BBM Pertalite.
“Dia ingin ngisi Pertalite, tapi menghalangi lajur mobil saya yang ingin ngisi Pertamax,” ucapnya.
Syukri mengaku menyesal dengan aksi semena-menanya menganiaya perempuan tersebut.
“Saya minta maaf kepada masyarakat dan khususnya korban Nurmala,” sambungnya melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Ketua DPC Partai Gerindra Palembang Akbar Alvaro dalam konfrensi pers, Rabu (24/8/2022) menegaskan akan menjatuhkan sanksi terhadap kadernya yang bernama M Sukri Zein.
Baca Juga: Giliran Judi Online di Sumsel Digerebek, 9 Orang Marketing Judi di Lubuklinggau Ditangkap
“Kami sebagai kader Partai Gerindra tidak mentolerir kader kami yang melakukan aksi penganiayaan terhadap masyarakat,” tegas Akbar Alvaro di Sekretariat DPC Partai Gerindra Kota Palembang sore ini.
Akbar Alvaro menegaskan pihaknya menunggu sikap dari pengurus DPD Partai Gerindra Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). “Bahkan kami tidak segan memberi sanksi pemecatan terhadap kader yang melakukan kekerasan terhadap masyarakat,” ucapnya.
Mulanya keduanya saling melapor polisi dan belakangan baru diketahui jika pelaporan tersebut sudah dicabut karena keduanya saling memaafkan dan menganggap permasalahan ini selesai.
Tag
Berita Terkait
-
Hotman Paris Tanggapi Pria Diduga Anggota Dewan Pukul Perempuan di Palembang: Segera Tangkap Malam Ini
-
Hotman Paris Minta Kapolri Tangkap Oknum DPRD Pukul Wanita di SPBU : 'Tolong Dong Pak'
-
Desak Kapolri Harus Malam Ini Juga, Hotman Paris: Negara Ini Milik Rakyat!
-
Anggota DPRD Palembang Mengaku Emosi Sampai Aniaya Wanita di SPBU Palembang
-
Aksi Brutal Anggota DPRD Palembang Aniaya Emak-emak di SPBU Disorot Warganet, Endingnya Diramal Bakal Berdamai
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
Terkini
-
Gangguan Listrik Bikin Air PDAM Palembang Mati Sementara, Ini Wilayah yang Terdampak
-
5 Alasan Foundation Terlihat Berminyak dan Cara Agar Makeup Tampak Glowing
-
Harga Emas Nyaris Rp17 Juta per Suku, Ini Dampaknya bagi Ekonomi Palembang
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
Pupuk Subsidi Dijarah, Polisi Bongkar Dugaan Penyelundupan di Palembang