SuaraSumsel.id - Beberapa jam ini, nama Napoleon Bonaparte kembali mencuat ke publik, setelah sejumlah akun membandingkan dengan sosok Ferdy Sambo. Keduanya memang sama-sama jenderal bintang dua yang punya karir bagus. Jejak karir mereka pun masih bisa menghantarkan keduanya mencapai pencapaian lebih tinggi.
Sayangnya keduanya bermasalah hukum. Ada sebuah akun yang membandingkan pesan yang disampaikan Irjen Napoleon dan Ferdy Sambo pada publik saat tersangkut masalah hukum. Perbedaan tersebut dinilai publik dari sikap Ferdy Sambo dan juga Napoleon Bonaparte dalam menyikapi kasus yang menjeratnya.
Napoleon Bonaparte dianggap lebih ksatria saat menghadapi kasus hukum. "Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh, hari ini saya akan memberi pesan, kepada siapa saja yang meragukan integritas saya," ucapnya, seperti dikutip di akun lambegosiip.
"Bahwa Hari ini saya berjanji, saya memastikan bahwa sebagai perwira tinggi Polri, saya bertanggungjawab dalam proses penyelidikan ini dengan kooperatif," ungkap Napoleon Bonaparte.
Dengan emosi stabil, tidak panik dan tenang, Napoleon dinilai berbeda dengan perkataan Ferdy Sambo.
"Saya selalu ciptaan Tuhan, menyampaikan maaf kepada institusi Polri," ucap Ferdy Sambo.
"Kemudian saya juga belasungkawa kepada keluarga Brigadir Joshua dan keluarga diberi kekuatan," ungkapnya.
"Namun itu semua terlepas dari apa yang dilakukan saudara Joshua kepada istri dan keluarga saya," ujarnya.
Ferdy Sambo dinilai tegang, cemas dan dengan nada tinggi. Selain itu, dia tetap seakan menyalahkan Brigadir J dalam insiden berdarah di rumah dinasnya tersebut.
Baca Juga: Titik-titik Rawan Banjir di Sumsel, BPBD Imbau Waspada Beberapa Hari ke Depan
Unggahan ini kemudian ramai dikomentari netizen yang juga turut membandingkan kedua jenderal ini.
"Sambo nada bicaranya tinggi terus, nyolot," ujar fadilla_keenan.
"Masih aja menyalahkan," ketus akun zhafira_hijab88.
"SINETRON aja kalah dgn skenarionya bpak Sambo, ujar iis.hadinata.
Meski demikian, banyak juga netizen yang mengungkapkan jika kedua jenderal tersebut sama. Keduanya sama-sama terjerat hukum dan tidak memberi contoh seperti ikrar yang pernah disebutkan.
"Apa guna sumpah jabatan klo setelahnya justru mandi di kolam dosa, ujar netizen irvanfabiomakangiras.
Tag
Berita Terkait
-
Hasil Autopsi Ulang Brigadir J: Tidak Ada Kuku yang Dicabut ataupun Tulang yang Patah
-
Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J Desak Polisi Tahan Istri Ferdy Sambo agar Tak Kabur ke Luar Negeri
-
Ahmad Sahroni Tegaskan DPR Tak Diam Terkait Kasus Pembunuhan Brigadir J
-
UPDATE, Hasil Autopsi Tim Forensik: Tembahakn di Dada dan Kepala Akhiri Brigadir J
-
Kegiatan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Rumah Magelang: Sering Jalan Pagi Bersama
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Operasi Hitung Bilangan Bulat Positif dan Negatif: Aturan Mudah yang Wajib Dikuasai
-
Usai Haji Halim Ali Wafat, Kejati Umumkan Status Kasus Tol Betung-Tempino
-
7 Fakta Prosesi Pemakaman Kemas Haji Abdul Halim Ali di Palembang
-
Saatnya Berkarya 2026! Bank Sumsel Babel Kick Off Kompetisi Karya Jurnalistik untuk Insan Media
-
Cara Membulatkan Bilangan ke Satuan, Puluhan, dan Ratusan Terdekat