SuaraSumsel.id - Setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan tersangka baru kematian Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, beredar video Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memberi penegasan.
Dia menyampaikan pesan pada Kabareskrim Komjen Agus untuk tidak ragu dalam mengusut kasus pembunuhan Brigadir J. Luhut pun bahkan mengatakan tak peduli dengan beking ataupun orang-orang yang berada dibalik atau terkait dengan kasus tersebut seperti Irjen Ferdy Sambo.
"Saya minta kepada Kabareskrim, Komjen Agus jangan ragu-ragu, saya nda ada urusan siapa dia nda ada urusan beking-beking. Pokoknya sampai ke akar-akarnya kita cabut nanti mas Agus," tegas Luhut Pandjaitan.
Menyusul hal tersebut, Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Umar Syadat Hasibuan yakin kasus pembunuhan Brigadir J akan segera tuntas.
Melansir wartaekonomi.com-jaringan Suara.com, unggahan twitternya, @UmarHasibuan77. Umar Hasibuan mendukung perintah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman RI tersebut.
Pria yang akrab disapa Gus Umar ini juga mengatakan kasus tersebut akan dituntaskan sampai ke akar-akarnya.
"Opung sdh perintah ke Bareskrim utk mengusut sampai keakar2nya. Sikat semua yg terlibat ataupun yg ksh keterangan palsu," ujar @UmarHasibuan77 (10/08/2022).
Dalam konferensi pers pada Selasa (9/8) malam lalu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan bahwa timsus bentukannya sudah menetapkan empat tersangka.
Tersangka baru adalah Irjen Pol Ferdy Sambo, atasan langsung Brigadir Yosua ketika dia terbunuh pada Jumat, 8 Juli 2022 lalu. Tersangka lain adalah Bharada RE, Brigadir RR dan KM.
Baca Juga: Cuaca Sumsel, Kamis 11 Agustus 2022: Potensi Hujan Lebat
RE adalah inisial untuk Richard Eliezer Pudihang Lumiu dan RR adalah Ricky Rizal. Mereka adalah pengawal dan ajudan Ferdy Sambo. Sedangkan inisial KM diketahui adalah Kuwat (sopir isteri Sambo).
Berita Terkait
-
Polisi Janji Usut Tuntas Pembunuhan Brigadir J dengan Pembuktian Ilmiah
-
Terkait Motif Ferdy Sambo Membunuh Brigadir J, Akhirnya Dijawab Kuasa Hukum Keluarga Yosua
-
Soal Motif Kasus Tewasnya Brigadir J, Pimpinan Komisi III DPR: Nggak Perlu Didorong-dorong, Ada SOP-nya
-
Kasus Pembunuhan Brigadir J, Tokoh NU: Ferdy Sambo Lupa Tuhan Tidak Tidur
-
Irjen Ferdy Sambo Ditetapkan Tersangka, Keluarga Minta Polri Pulihkan Nama Brigadir Yosua
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Nenek 87 Tahun di Muara Enim Tewas di Tangan Anak dan Cucu, Ini Motifnya
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
BRI Cairkan Dividen Tunai Rp346 per Saham, Total Pembayaran Capai Rp52,1 Triliun
-
Skandal Asusila di Balik Ponpes Lahat: Polisi Tidak Proses Hukum karena Permintaan Korban
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden