SuaraSumsel.id - Sebagai tradisi setiap tanggal 10 Muharram, Masjid Al Mahmudiyah atau dikenal masjid Suro mengadakan pembagian bubur yang dimasak dengan menggunakan bahan beras dan kuah kaldu daging pada Senin, (8/8/22).
Saat diwawancarai, Irsan selaku Sekretaris Masjid Suro mengatakan jika bubur yang telah dimasak akan dibagikan kepada warga di Kelurahan 30 Ilir dan sekitarnya. "Masjid Al Mahmudiyah atau Suro yang berada di Kelurahan 30 Ilir ini setiap tanggal 10 Muharram, yang tahun ini bertepatan pada tanggal 8 Agustus jadi mengadakan tradisi masak bubur yaitu bubur Syura namanya, bubur yang dimasak menggunakan dandang atau kuali yang besar," jelas Irsan.
Irsan menyebutkan bahwa di tahun ini pihaknya menyediakan sebanyak 500 porsi bubur untuk dibagikan kepada warga sekitar masjid.
"Kalau momen tepatnya kita tidak tahu, tapi menurut para ulama dan kiyai bahwa 10 Muharram adalah hari anak yatim, jadi selain ke warga sekitar tentunya kita akan bagikan juga ke anak-anak yatim, piatu dan yatim piatu," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa selain pembagian bubur Syura, pihaknya juga mengadakan santunan anak yatim.
"Momennya juga kita akan ada santunan untuk anak yatim, karena tradisi ini sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu. Kita menjaga tradisi yang sudah ada sejak puluhan tahun lalu dari para ulama dan kiyai agar tetap mendapatkan berkahnya," tuturnya.
Pembagian bubur tahun ini sudah lebih longgar, mengingat beberapa tahun yang lalu Indonesia termasuk di Palembang menghadapi gelombang covid yang mengkhawatirkan.
"Kalau perbedaannya tentu di tahun sebelumnya, kita batasi dengan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat. Tapi alhamdulillah tahun ini sudah agak longgar jadi sudah bisa kita buka untuk semua masyarakat jika persediaannya masih ada," lanjut dia.
"Bubur Syuro ini kita masak beras sebanyak 45 kilogram dan daging 30 kilogram, bubur dibagikan untuk masyarakat sekitar. Jadi untuk masyarakat yang ingin mencicipi dan menikmati bubur Syura ini silakan datang ke Masjid Al Mahmudiyah atau masjid Suro," tambah ia
Pantauan Suara.com di lapangan, terlihat warga sangat antusias dalam kegiatan pembagian bubur oleh pihak Masjid Suro tersebut. Terlihat warga berbondong-bondong datang ke area masjid dengan membawa piring, mangkok bahkan gelas untuk menikmati bubur Syura yang disediakan oleh masjid.
"Senang sekali, karena ingin mendapatkan berkahnya jadi saya mau juga buburnya. Dan juga bubur ini cuma setahun sekali yaitu di tanggal 10 Muharram saja jadi kalaupun harus ngantri tidak apa-apa yang penting berkah selamatnya," ujar Daud yang merupakan salah satu warga sekitar Kelurahan 30 Ilir Palembang
Kontributor: Siti Umnah
Tag
Berita Terkait
-
2 Doa Buka Puasa Asyura ata 10 Muharram, agar Ibadah Semakin Sempurna hari Ini, Beda dengan Ramadan
-
Doa Buka Puasa Asyura dan Artinya, Beda dengan Puasa Ramadhan!
-
Peristiwa Penting Masa Lalu Terjadi 10 Muharram 1444 H yang Jatuh Hari Ini
-
Sejarah 10 Muharram: Hari yang Diagungkan dari Masa ke Masa
-
Info Puasa Asyura 8 Agustus 2022 Lengkap: Bacaan Niat, Hukum dan Keutamaannya
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Siap Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perkuat Kredit Produktif
-
Sebulan Beroperasi, KA Rajabasa Ekonomi Premium Layani 66.521 Penumpang, Hubungkan Sumsel-Lampung
-
Kasus Korupsi Lampu Jalan Palembang Merembet, Wali Kota dan Wawako Bisa Diperiksa
-
Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Tapi 870 Ribu Warga Masih Hidup di Bawah Garis Miskin