SuaraSumsel.id - Peristiwa penembakan yang terjadi di rumah dinas Kadiv Propam non aktif Irjen Ferdy Sambo terus menjadi perhatian publik. Sosok Bharada E yang kemudian disebut-sebut menyebabkan kematian pada Brigadir J pun membuat publik penasaran.
Bharada E yang secara angkatan Polri masih berada di bawah Brigadir J disebut juga memegang senjata api atau senpi hingga terjadi proses penembakan. Belakang netizen ramai mendatangi sebuah akun media sosial yang dikira sebagai milik Bharada E.
Akun media sosial dengan nama Richard Eliezer Pudihang Lumiu @JesusChrist. Akun ini ramai didatangi netizen sejak beberapa hari terakhir. Pantuan Suarasumsel.id di akun ini banyak netizen meninggalkan komentar pedasnya.
Akun ini berisikan beberapa foto yang dikira Bharada E. Selain foto sosoknya, tampak hobi dan kegemaran Bharada E selama ini. Dia ternyata tergabung dalam Kpa Rasamala dengan nama Kalajengking rasamala yang merupakan organisasi pemanjat tebing di Manado.
Akun ini sudah lama ditinggalkan, karena dari postingan terakhir dilakukan pada lima tahun terakhir yakni 2017.
Meski demikian, netizen tetap saja meninggalkan sejumlah komentar-komentar pedas, karena kolom komentar di akun ini dibiarkan terbuka.
Beberapa netizen meninggalkan komentar berkali-kali di media sosial ini. Sejumlah netizen kemudian menghujatnya sebagai pelaku pembunuhan hingga berharap agar Bharada E jangan mau dijadikan kambing hitam atas kesalahan yang bukan sepenuhnya dilakukannya.
"Jangan pernah takut berkata yang sejujur jujurnya...Tuhan pasti membela orang yang benar," kata deswanitheodore.
"Ayyolah jujur,nggak kasian liat temanx jadi korban..kamu pasti di awasi masyarakat se indonesia," sambung netizen lainnya.
"BELUM BERKELUARGA, PANGKAT PALING RENDAH CUMA DIJADIIN BONEKA AJA MAU KAMU!!!," ujar netizen kesal.
Baca Juga: Cerita Anak di Sumsel Masuk Lingkaran Prostitusi Online Sampai Jadi Mucikari: Karena Putus Sekolah
'Semoga keadilan bisa ditegakkan. Kalau bukan pelaku aslinya, kasian dijadikan kambing hitam. Kalau memang pelakunya yaa semoga dosamu memberatkanmu di neraka," sambung fshabrina.na.
"Mgkn klw dia jujur, dia pun terancam dan keluarga jg. Lihat lah keluarga Bharada E ini jg tdk ada yg bersuara krn mgkn sdh di bungkam mulut nya. Kasihan dia jd tumbal," kata mimiastutiwulandari.
"Seandainya km mau berdusta dan berada dlm sekenario untuk di jadikan kmbing hitam semoga tuhan penguasa alam ini mengutukmu sampai tujuh turunan.semoga hidupmu tdk prn bahagia smpai ajalmu, kata riocoker_586
Tag
Berita Terkait
-
Kompolnas Soal Jabatan Irjen Ferdy Sambo Sebagai Kasatgasus Polri: Kami Akan Kroscek
-
Temuan Baru Komnas HAM Di Kasus Kematian Brigadir J, Sebut Penyelidikan Makin Terang
-
Soal Jabatan Ferdy Sambo Sebagai Kepala Kasatgassus Polri, Kompolnas: Kami akan Kroscek Dulu ke Polri
-
Komnas HAM Temukan Bukti Tambahan Di Kasus Kematian Brigadir J, Apa Itu?
-
Komnas HAM: Tangisan Brigadir J, Ancaman dan Komunikasi Terakhir Memiliki Konteks Berbeda-beda
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Duduk Perkara Kasus Haji Abdul Halim Ali, Mengapa Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar?