SuaraSumsel.id - Sejumlah fakta-fakta muncul dalam upaya mengungkapkan kematian Brigadir J di rumah dinas Kadiv Provos Irjen Polisi Ferdy Sambo. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengungkapkan Brigadir J bersama Putri Candrawathi pergi ke rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo di kawasan Duren III sepulang dari Magelang.
Hal itu terjadi sebelum Brigadir J tewas dengan luka tembak. Baik Brigadir J dan Putri melakukan tes usap PCR bersama yang berlangsung di rumah pribadi.
Brigadir J dan istri tidak hanya berdua, mereka ditemani Bharada E serta seorang asisten rumah tangga (ART). "PCR itu dilakukan di rumah pribadi bukan di Rumah Dinas Irjen Polisi Ferdy Sambo," kata Komisioner Komnas HAM Mohammad Choirul Anam di Jakarta, Sabtu.
Berdasarkan rekaman CCTV yang telah dilihat langsung oleh Komnas HAM. Khusus lokasi dan detailnya PCR Kadiv Propam Polri nonaktif tersebut, Komnas HAM akan mendalaminya ketika memeriksa Irjen Ferdy Sambo.
Merujuk dari rekaman itu, Komnas HAM akan mengonfirmasi atau mendalaminya termasuk perihal PCR Ferdy Sambo.
"Kami memang mendapatkan informasi bahwa Pak Sambo tidak berada pada rombongan tersebut tapi ini masih informasi satu pihak dan akan kami cek," sambung dia.
Komnas HAM akan menggali dari informasi lain, dokumen lain termasuk membandingkannya dengan bukti-bukti lain agar peristiwa kematian Brigadir J semakin terungkap.
Terkait pemeriksaan atau pengumpulan data siber dan digital forensik, Anam memastikan hal tersebut belum selesai karena lembaga tersebut masih membutuhkan sejumlah data dan informasi.
Melansir ANTARA, Komnas HAM juga telah mendapatkan dan melihat langsung rekaman CCTV dan jejaring komunikasi terkait kematian Brigadir J. Namun, beberapa informasi khususnya yang menyangkut nomor telepon keluarga Brigadir J sengaja tidak diungkap ke publik.
Baca Juga: Halangi Petugas Demi Selamatkan Suami Dari Penangkapan, Istri di Sumsel Dites Urine
"Karena harus ada sistem perlindungan kepada pihak keluarga Yosua," ujar dia.
Berita Terkait
-
Tidak Hanya Ajudan, Komnas HAM Segera Periksa Orang-Orang Dekat Irjen Ferdy Sambo Dan Istri
-
Komnas HAM Bakal Periksa Ajudan Irjen Ferdy Sambo yang Sempat Berhalangan
-
Komnas HAM Dalami Komunikasi Terakhir Brigadir J dan Kekasihnya
-
Temuan Komnas HAM terkait Penembakan Anggota Polri, Juga Dalami Komunikasi Brigadir J dengan Kekasihnya
-
Lanjutkan Pemeriksaan, Komnas HAM Kembali Panggil Ajudan Ferdy Sambo yang Absen
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?