SuaraSumsel.id - Jemaah haji asal Sumatera Selatan atau Sumsel dijadwalkan akan tiba di Palembang pada bulan Agustus mendatang. Pihak Angkasa Pura II mengharapkan keluarga tidak menjemput di Bandara SMB II Palembang.
Hal ini dilakukan agar pihak keluarga juga terlindungi dari penyebaran Covid-19.
Eksekutif General Manager Angkasa Pura II R Iwan Winaya Mahdar mengatakan setelah tiba di bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, jemaah akan langsung dibawa ke asrama haji embarkasi Palembang.
“Kami sudah koordinasi dengan pihak Kemenag, bahwa setelah turun jemaah langsung naik bus, jadi diharapkan keluarga tidak menjemput ke bandara,” katanya melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Jemaah langsung dibawa ke asrama haji karena akan langsung dilakukan tes PCR Covid-19 sehingga dilarang bertemu dengan keluarganya, hingga hasil sebelum tes dinyatakan negatif.
“Jadi walaupun keluarga ke bandara, tidak akan bertemu, karena langsung di bawa ke Asrama Haji,” katanya.
Menurutnya, pemeriksaan tidak dilakukan di bandara karena dinilai tidak akan kondusif. Dikhawatirkan nantinya mereka akan tercampur dengan penumpang dari penerbangan reguler.
“Asrama haji lebih luas, lebih nyaman. Dan kalau ada yang positif, panitia haji telah menyiapkan kamar-kamar untuk isolasi di asrama haji,” katanya.
Baca Juga: Sumsel Bakal Miliki Pusat Rehabilitasi Narkoba di Teluk Gelam OKI
Berita Terkait
-
Sumsel Bakal Miliki Pusat Rehabilitasi Narkoba di Teluk Gelam OKI
-
Mencuri Ikan di Kolam Air Deras, Tujuh Remaja di Sumsel Diburu Polisi
-
Buron Dua Bulan Gegara Tinggalkan Mempelai Perempuan di Pelaminan, Pengantin Pria Ditangkap
-
Cuaca BMKG Pada 27 Juli 2022: Sumsel Berawan Berpotensi Hujan Ringan
-
Mantan Kabareskrim Susno Duadji: Ungkap Kematian Brigadir J Tidak Sulit, Semua Jelas
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
5 Cara Cek Karhutla Lewat HP, Pantau Hotspot hingga Sebaran Asap
-
Rektor Diberhentikan, 9 Dosen Di-PTDH, Ada Apa di Universitas PGRI Palembang?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Sinergi di Apel Akbar Satlinmas Palembang
-
Duel Maut di Kebun Sawit Muba, Korban Tewas Ditebas di Leher, Benarkah Curi Sawit?
-
99 Pekerjaan Disebut Fiktif, Eks Kadis Perkimtan Palembang Hanya Dituntut 1,5 Tahun