SuaraSumsel.id - Prabowo Subianto memperoleh elektabilitas sebesar 28,7 persen yang membuatnya unggul di antara sembilan nama potensial calon presiden (Capres) 2024 lainnya.
Hal ini memberikan daya tarik tersendiri pada Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024. “SPP mendapati bahwa jika Pilpres diadakan saat ini, Prabowo Subianto (28,7 persen), dipastikan unggul dari capres-capres lainnya,” kata Direktur Eksekutif SPP Asrudin Azwar.
Urutan elektabilitas di bawah Prabowo disusul oleh ialah Ganjar Pranowo sebesar 20,5 persen, Anies Baswedan sebesar 13,9 persen, Ridwan Kamil sebesar 5,75 persen, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebesar 3,45 persen.
Setelah itu, Sandiaga Uno meraih elektabilitas sebesar 3,3 persen, Puan Maharani sebesar 2,44 persen, Erick Thohir sebesar 1,47 persen, Muhaimin Iskandar sebesar 1,2 persen, dan Airlangga Hartarto sebesar 0,47 persen.
Adapun sebesar 18,82 persen mengatakan tidak tahu atau tidak jawab atau rahasia atau belum menentukan.
Prabowo menempati urutan tertinggi pula dalam survei tingkat kesukaan yakni sebesar 83,7 persen, kemudian Anies Baswedan 81,3 persen, Ganjar Pranowo 78,7 persen, Ridwan Kamil 60,5 persen, AHY 54,8 persen, Sandiaga Uno 50,7 persen, Puan Maharani 42,4 persen, Erick Thohir 10,7 persen, Airlangga Hartarto 4,5 persen, dan Muhaimin Iskandar 3,6 persen.
Survei SPP juga menunjukkan bahwa Prabowo memperoleh tingkat pengenalan atau popularitas tertinggi, di mana sebesar 97,2 responden menyatakan mengenal Prabowo Subianto, disusul oleh Sandiaga Uno di urutan kedua sebesar 83,2 persen, kemudian Anies Baswedan sebesar 79,6 persen, Ridwan Kamil sebesar 75,8 persen, AHY sebesar 68,8 persen, Ganjar Pranowo sebesar 61,3 persen, Puan Maharani sebesar 54,7 persen, Erick Thohir sebesar 13,3 persen, Muhaimin Iskandar sebesar 10,2 persen, dan Airlangga Hartarto 9,5 persen.
Dari survei tingkat kepantasan, Prabowo pun dinilai pantas menjadi Presiden Indonesia dengan raihan 70,7 persen, disusul Ganjar Pranowo 64,5 persen, Anies Baswedan 60,8 persen, Ridwan Kamil 55,7 persen, AHY 47,6 persen, Sandiaga Uno 41,6 persen, Puan Maharani 5,8 persen, Erick Thohir 4,8 persen, Airlangga Hartarto 4,2 persen, dan Muhaimin Iskandar 1,7 persen.
Selain mengantongi angka mayoritas dari sisi elektabilitas, kata Asrudin, Prabowo berpeluang besar menjadi capres potensial yang mungkin akan diperebutkan oleh sejumlah partai politik (parpol) karena juga sudah pasti akan dicalonkan oleh partainya sendiri, yakni Gerindra.
Baca Juga: Bunuh Pacar dan Saudari Kandung dengan Sadis, Pelaku Serahkan Diri ke Polda Sumsel
“Sementara itu, capres-capres lain pilihan publik yang elektabilitasnya masih di bawah Prabowo belum juga memiliki kepastian dukungan resmi dari parpol manapun,” kata Asrudin.
Pengambilan sampel dalam survei SPP ini dilakukan dengan metode metode pencuplikan responden secara rambang berjenjang (multi-stage random sampling), yang diikuti sebanyak 1200 responden dari seluruh provinsi di Indonesia untuk dilakukan wawancara secara tatap muka, dengan margin of error sekitar kurang lebih 2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Akan Jawab Soal Capres 2024 di Forum Rapimnas Akhir Pekan Ini
-
Prabowo akan Umumkan Sikap Terkait Pilpres 2024 pada Rapimnas Gerindra 30 Juli 2022
-
Dinanti Banyak Kader, Prabowo Akan Umumkan Sikap Soal Pilpres 2024 Saat Rapimnas Gerindra Pekan Ini
-
Prabowo Bakal Putuskan Maju Pilpres di Rapimnas Gerindra
-
Survei SPP: Elektabilitas Prabowo Paling Unggul Jadi Capres 2024, Disusul Ganjar dan Anies Baswedan
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap