SuaraSumsel.id - Media sosial Twitter tengah diramaikan dengan pembahasan ceamah Ustaz Adi Hidayat soal kapten Pattimura. Ceramah yang kembali beredar viral ini, mempersoalkan nama asli pejuang tersebut.
Dalam ceramah, Ustaz Adi Hidayat atau akrab dipanggil UAH memulainya dengan mengingatkan uang pecahan Rp1.000. UAH menyebutkan jika di uang tersebut ada sosok Kapiten Pattimura.
"Dulu pernah lihat uang seribu, di uang seribu itu ada satu gambar namanya siapa Kapiten Pattimura siapa nama aslinya Thomas Mattulesy, bayangkan," ujar UAH dalam ceramahnya.
"Ahmad Lussy", jawab seorang jemaah.
Namun UAH saat mendengarkan hal tersebut berusaha meluruskan. Dia mengungkapkan jika pihaknya telah melakukan kajian sejarah mengenai siapa sosok Thomas. Nama sebenarnya pahlawan Pattimura ialah Ahmad Lussy.
"Kami berusaha mencari, lihat tanya pakar sejarah dikumpulkan, ternyata nama kapiten pattimura itu bukan Thomas tapi Ahmad. Ahmad Lussy," ujar UAH melanjutkan.
Dia pun melanjutkan bertanya pada jemaah, siapa sosok Ahmad Lussy. UAH menjelaskan jika Ahmad Lussy merupakan seorang yang beragama islam dan seorang kiai,
"Beliau adalah seorang pemimpin pesantren. Beliau arahkan anak-anak santrinya untuk berjuang menegakkan kebenaran di bumi pertiwi ini," kata UAH menambahkan.
UAH pun kembali bertanya-tanya mengapa nama Ahmad Lussy berubah menjadi Thomas.
"Saya mau katakan bahwa kalau disebutkan Thomas orang tidak tau bahwa orang ini dekat dengan Allah SWT. Orang ini berasal dari pesantren. Makanya dibuang nama-nama itu seperti Barat dulu pernah melakukannya"
UAH mencontohkan namanya Ibnu Sna diganti menjadi Avissena. "Ibnu Rusdy yang berganti jadi Avveroes. Dan lain sebagainya. Diganti nama-namya semua supaya genarasi dulu tidak ingat," ujar UAH.
Salah satu yang membagikan ceramah UAH adalah akun @yaniarsim. Dia pun menulis pembahasan soal islamphobia.
Islamphobia ternyata sudah ada sejak jaman penjajahan. Membelokkan sejarah seorang pejuang muslim Ahmad Lussy dg nama Thomas Matulesy...
Tag
Berita Terkait
-
Ustaz Adi Hidayat Jawab Gus Miftah soal Sejak Kapan Rendang Punya Agama
-
Gus Miftah Tanya Sejak Kapan Rendang Punya Agama, Ustaz Adi Hidayat Beri Jawaban Soal Adat Minang
-
5 Pesawat Tidak Bisa Mendarat di Bandara Pattimura Ambon Karena Cuaca Buruk
-
Gus Miftah soal Sejak Kapan Rendang Punya Agama, Ustaz Adi Hidayat: Pertanyaan Tak Berfaedah
-
Ustaz Adi Hidayat soal Kapan Rendang Punya Agama: Sejak Batik Punya Kewarganegaraan
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata
-
Sultan Muda Goes to OKU Timur, Dorong UMKM Melek Keuangan dan Akses Pembiayaan
-
Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Peduli Masyarakat Sungai Rebo, Salurkan PMT dan Edukasi Parenting
-
Rumah BUMN Bukit Asam Dorong Kreativitas Masyarakat lewat Pelatihan Lilin Aromatik Bernilai Usaha
-
Paket Pernikahan Ciatok di Wyndham Opi Hotel Palembang Mulai Rp4,8 Juta per Meja