SuaraSumsel.id - Tempat penampungan sampah di Hotel Makarem Diyafah Al Bait, salah satu tempat tinggal jamaah haji asal Indonesia di Kota Mekkah, Arab Saudi, terbakar sehingga menimbulkan kepulan asap.
Kebakaran tempat penampungan sampah di lingkungan hotel nomor 509 di area Misfalah yang ditempati oleh jamaah asal Jawa Barat dari daerah Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) itu terjadi pada Sabtu pukul 07.45 waktu Arab Saudi (WAS).
"Asap bersumber dari tempat sampah yang terbakar karena ada puntung rokok yang belum dimatikan saat dibuang," kata Kepala Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji Daerah Kerja Mekkah Mukhammad Khanif di Mekkah, Sabtu (2/7/2022).
Khanif memastikan bahwa yang terbakar hanya tempat pembuangan sampah, bukan bagian dari bangunan hotel yang ditempati oleh jamaah haji Indonesia.
"Sudah dipadamkan (apinya) dan jamaah sudah beraktivitas sebagaimana biasa," kata Khanif.
Dia mengimbau anggota jamaah haji Indonesia tidak membuang puntung rokok sembarangan dan memastikan sisa api pada puntung rokok sudah mati sebelum menaruhnya ke tempat sampah.
"Jamaah yang merokok agar membuang sisa rokoknya di tempat sampah yang disediakan. Jangan lupa, pastikan bahwa puntung rokok itu sudah dimatikan," katanya.
Khanif mengimbau jamaah Indonesia ikut menjaga kebersihan lingkungan di sekitar hotel tempat mereka menginap selama berada di Tanah Suci.
"Segala potensi yang bisa memantik nyala api harus diminimalisir, termasuk puntung rokok," katanya.
Khanif juga meminta para petugas sektor tidak bosan mengingatkan jamaah untuk menaruh puntung rokok di tempat yang disediakan dan memastikan sisa api pada puntung rokok sudah mati guna meminimalkan risiko kebakaran.
"Bisa saja puntung rokok yang masih menyala membakar kertas atau sampah lainnya. Ini bisa membesar dan memunculkan asap," katanya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Waduh! Penampungan Sampah Salah Satu Tempat Tinggal Jamaah Haji Asal Indonesia di Kota Mekkah Terbakar
-
Ular Piton Ditangkap Petugas Damkar Tebing Tinggi, Ini Fotonya
-
Anies Dirikan Kampung Gembira Gembrong, Jupiter NasDem: Memberi Semangat Korban Kebakaran Pasar
-
Dua Warung di Situbondo Dibakar Orang Tak Dikenal, Enam Motor Ikutan Ludes Terbakar
-
5 Bangunan Kebakaran di Labuan Bajo, Sumbernya dari Bangunan Pangkas Rambut
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap