SuaraSumsel.id - Bangunan sekolah islam terpadu Ulil Albab di Kota Palembang, Sumatera Selatan ambruk. Peristiwa ini bermula saat bangunan baru sehari direvonasi. Peristiwa bangunan sekolah ambruk ini pun viral di media sosial, sejak Jumat (1/7).
Akibatnya satu orang pekerja dan remaja di Palembang menjadi korban. Remaja itu bernama Reval (15).
Saat kejadian tengah bermain ponsel di kamar dengan posisi tertungkup. Kejadian yang berlangsung menjelag magrib itu membuat kakek korban, Purganda pun terkejut. Dia mendengar suara reruntuhan dengan cepat. Sontak dia menarik istri ke luar.
Keduanya tidak sadar jika korban Reval masih berada di kamar. Kejadian reruntuhan yang berlangsung sangat cepat itu mengakibatkan sebagian rumah hancur, terutama di kamar korban tersebut.
"Waktu itu kejadiannya menjelang malam, magrib istri saya mendengar suara dari arah dapur namun dia menghiraukan suara tersebut, tetiba kami pun langsung ke luar rumah,"ujarnya saat ditemui di rumahnya,Sabtu (2/7) pagi.
Purganda dan keluarganya berusaha mencari korban dengan menyiram debu reruntuhan ini. Saat itulah, Purgandaa melihat korban bergerak di bawah reruntuhan dan mengalami luka di bagian kepala dan badan.
Keluarga pun langsung membawa Reval ke RS Muhammad Hoesin Palembang guna mendapatkan perawatan medis.
Dalam kejadian ini tidak hanya pemilik rumah yang menjadi korban, satu buruh Agus Nuzlan (42) meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan gedung dan mengalami luka berat di bagian kepala, korban sempat di bawa ke RS Bhayangkara Palembang.
Berdasarkan pantauan Suara.com, kondisi gedung saat ini terlihat hancur dan rumah saksi yang hancur hanya sebagian yaitu kamar korban, terlihat di sekeliling lokasi tersebut dipasang garis polisi.
Baca Juga: Warning! Harga Cabai Rp120.000 Per Kilogram Kerek Inflasi Sumsel Terus Meroket
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib, didampingi Kapolsek Sako,Kompol Evialkauza hadir di lokasi untuk memeriksa dan melakukan olah TKP di lokasi tersebut.
Sekolah yang berada di Jalan Pematang Borang Lorong Lumban Meranti RT.18/07 Kelurahan Sako Kecamatan Sako Kota Palembang, Sumatera Selatan kini dipasang garis polisi.
Menurut keterangan Purganda (56), pihak yayasan akan bertanggungjawab terhadap cucunya.
Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan akan menggigil tim forensik untuk melakukan olah TKP, untuk mencari penyebab bangunan ambruk.
"Ya pastinya kita akan memanggil tim forensik untuk melakukan olah TKP, dan juga akan memanggil saksi-saksi yang melihat kejadian tersebut"katanya.
Kombes Pol Mokhamad Ngajib pun memastikan akan mengecek secara keseluruhan proses dari bangunan tersebut sekaligus izin bangunan yang disebutkan tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).
Berita Terkait
-
Bangunan Sekolah Islam Terpadu Roboh Tewaskan 1 Pekerja, Polisi Periksa Tiga Saksi
-
Warning! Harga Cabai Rp120.000 Per Kilogram Kerek Inflasi Sumsel Terus Meroket
-
Cegah Kendaraan ODOL Masuk Tol di Sumsel, Polri akan Pasang Alat Ukur Beban
-
La Nina Tiga Tahun Terakhir Bikin Sumsel Masih Dilanda Hujan Saat Kemarau
-
Ambruk Sehari Direnovasi, Satu Pekerja Bangunan Sekolah Islam Terpadu Tewas
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Diduga Masalah Asmara, Begini Kronologi Siswi SMP Terjun ke Sungai Beliti
-
Sulitnya Cari Solar, Bus AKAP Mogok di Jalintas Sumatera karena Kehabisan BBM
-
Harga BBM Turun, Pengguna Pertamax di Palembang: Turunnya Dikit, Lumayan Lah!
-
Anggaran Lampu Jalan Palembang Melonjak dari Rp11 Miliar ke Rp140 Miliar, Ada Apa?
-
Palembang Terasa Seperti Oven? Ini 5 Rahasia Kamar Tetap Dingin Tanpa Harus Pasang AC Baru