SuaraSumsel.id - Program Studi Komunikasi Ilmu Komunikasi dan Politik UIN Raden Fatah Palembang menggelar festival komunikasi. Dalam festival tersebut mahasiswa mengaplikasikan pembelajaran melalui berbagai karya dengan memanfaatkan kemajuan dunia digital saat ini.
Dari berbagai kelas pun menampilkan bagaimana kreasi dari pembelajaran yang telah dilaksanakan. Dekan Fakultras Ilmu Komunikasi dan Politik Prof Izzomiddin mengungkap pergelaran festival dilaksaanakan sebagai bentuk karya menerjemahan proses pembelajaran yang telah dilaksanakan di ruang-ruang kuliah.
"Festival ini memang yang pertama, namun sebelumnya juga ada berbagai kegiatan serupa yang mengaplikasikan apa yang sudah dipelajari melalui karya-karya mahasiswa. Sehingga apa yang sudah dipelajari, bisa diaplikasikan dalam bentuk karya-karya," ujarnya kepada Suara.com, beberapa hari yang lalu.
Izzomiddin pun mengungkapkan mahasiswa diberi kebebasan mengaplikasikan apa yang sudah dipelajari dalam bentuk karya. Mulai dari bagaimana mereka mengaplikasikan komunnikasi publik, komunikasi secara umum, hingga komunikasi digital.
Baca Juga: Dinyatakan Sehat, 450 Calon Jemaah Haji Sumsel Berangkat Subuh Besok
"Mereka banyak produk dan karyanya, saya tadi lihat anak-anak bikin film pendek, bikin promosi produk hingga mengaitkan dengan perkembangan digital saat ini," sambung ia.
Perkembangan digital dinilai memang tidak bisa dielakan. Mahasiswa yang merupakan generasi yang lekat dengan perkembangan tekonologi dan dunia digital mesti diikuti dengan menjadi person beretika. "Saya tekankan perkembangan digital itu banyak sisi positif, namun harus juga menghindari sisi negatifnya," sambung Prof.
Kemajuan dunia digital diungkapkan harus diikuti dengan berbagai karya yang bisa berdampak baik bagi diri sendiri dan kampus. "Saya juga lihat tadi beberapa mahasiswa juga sudah mengaplikasikan digitalisasi dengan mencoba membuat karya sekaligus juga mempromosikan produk. Ini juga mendukung juga memajukan UMKM seperti Presiden Joko Widodo harapkan," ujarnya.
Meski demikian, Prof Izzomiddin mengingatkan agar pengenalan digital yang dilakukan juga disertai dengan etika dan nilai. Mengingat kemajuan teknologi digital juga membutuhkan pelaku yang berorientasi pada hal-hal positif.
"Hal ini yang perlu lebih ditekankan dan diawasi, bagaimana meramaikan perkembangan digital dengan etikat dan nilai-nilai positif," harapnya.
Baca Juga: Fakta Mobil Brio Merah Misterius Ditinggal di Jalan Sudirman: Ada Senpi, Stiker SPN Polda Sumsel
Festival kali ini disemarakkan dengan stan-stan menarik sebagai karya dari mahasiswa program studi ilmu Komunikasi.
Berita Terkait
-
Viral Momen Ibu-ibu di Palembang Protes, Antre Lama Cuma Dapat Rendang Dua Iris dari Richard Lee
-
Cara Ustaz Derry Sulaiman Jawab Salam Willie Salim Seorang Kristen, Banyak yang Kaget
-
Niat Bersihkan Nama Palembang, Acara Masak Besar Richard Lee Malah Ricuh?
-
Dokter Richard Lee Sumbang 1 Ton Ayam untuk Masak Besar di Palembang
-
Profil Sultan Palembang, Pemimpin Adat Tegas Haramkan Konten Willie Salim
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Lebaran Berdarah, Tukang Parkir Kritis Ditusuk 7 Kali Pengunjung Club DA 41 Palembang
-
Kronologi Siswi SD Hilang 2 Hari, Ditemukan Dicabuli di Hotel Palembang
-
Wisata Maut di Ogan Ilir: Speedboat Terbalik Lagi, 'Tak Basah Tak Bayar'
-
Baru Kenal, Pemuda 19 Tahun Tega Cabuli Siswi SD di Hotel Melati Palembang
-
Ritel Hingga Perkebunan, Puluhan Perusahaan di Sumsel Tak Cairkan THR