SuaraSumsel.id - Terdakwa korupsi Dodi Reza Alex Noerdin membacakan pembelaan atas tuntutan pada dirinya pada kasus suap empat proyek di Dinas PUPR Musi Banyuasin, Sumsel.
Dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Tipikor Palembang, Kamis (23/6/2022), Dodi membacakan sendiri pembelaan terhadap dirinya. Dia pun sempat menyinggung nama staf ahli Badruzzaman yang disalahkan karena tradisi fee proyek di pemerintahannya.
Dalam pembacaan pledoi, Dodi Reza Alex masih menyangkal menerima fee empat proyek yang didakwakan kepadanya.
“Bahwa yang bersangkutan bisa saja menagih para kontraktor untuk mendapatkan fee proyek sebesar 10 persen demi keuntungan pribadi dengan cara menjual-jual nama Bupati,” ujar Dodi Reza dalam pembelaannya.
Dalam persidangan perkara ini juga terungkap jika Herman Mayori, sering diminta untuk memberikan uang kepada Badruzzaman dengan ancaman akan dimarahi atas nama Dodi Reza Alex.
“Apakah ini juga bukan merupakan petunjuk bahwa Badruzzaman, bisa saja menggunakan uang yang didapat dari Herman Mayori ataupun Irfan untuk keperluan pribadi, bukan diserahkan ke saya seperti anggapan dan tuduhan pada dakwaan," terang Dodi.
“Kasus ini telah menghilangkan kepercayaan saya dan meruntuhkan integritas Badruzzaman. Oleh sebab itu, tidaklah logis kalau saya memerintahkan Badruzzaman untuk mengambil uang dari berbagai pihak yang katanya diperuntukkan bagi saya,” sambung Dodi melansir Sumselupdate.com - jaringan Suara.com.
Bahkan Dodi Reza Alex mengungkit uang pribadi yang digelapkan oleh staf ahlinya tersebut.
“Uang saya saja digelapkannya, apalagi uang orang lain,” aku Dodi Reza Alex Noerdin.
Baca Juga: Sumsel Butuh Delapan Pesawat Helikopter, Cegah dan Kendalikan Karhutla
Berita Terkait
-
Video Prewedding Wanita Menikahi Wanita di Jambi Viral, Netizen: Definisi Nikah Harus Tahu Luar Dan Dalam
-
Pengakuan Politik AHY: Demokrat Nyaman Bersama Partai Nasdem
-
Pedagang Pasar Cinde Palembang Menjerit, Empat Tahun Pembangunan Mangkrak Bikin Sepi Pembeli
-
Malam Ini, Teddy Meilwansyah Dilantik PJ Bupati OKU
-
Mobil Pick Up Adu Banteng Dengan Truk Angkut Sayur di Jalinsum Muratara, Dua Penumpag Tewas di Tempat
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?