SuaraSumsel.id - Keluarga besar Ridwan Kamil telah mengucapkan terima kasih atas jasa seorang warga Swiss yang pertama kali menemukan jasad Emmeril Khan Mumtadz atau Eril di Bendungan Engehalde, Bern.
Keluarga pun meminta masyarakat Indonesia tidak mengganggu privasi Geraldine yang telah membantu penemuan tersebut.
"Kami meminta kepada warga Indonesia untuk tidak mengganggu privasi Ibu Geraldine. Ini sebagai bentuk rasa hormat kami sebagai keluarga kepada Ibu Geraldine," kata Erwin Maniruzman selaku kakak dari Ridwan Kamil di Tangerang, Banten, Minggu.
Geraldine sangat perhatian sehingga setiap perjalanan menuju lokasi kerja dan melewati bendungan air Engehalde selalu memperhatikan yang bisa dilaporkan kepada kepolisian.
"Kami ucapkan terima kasih khususnya kepada Geraldine atas perhatiannya yang sangat besar dalam penemuan jenazah Eril," katanya.
Selain itu, Erwin juga menegaskan bahwa Gerladine tidak memiliki akun media sosial sehingga tak perlu dicari tahu.
Keluarga Ridwan Kamil berharap agar warga tidak masuk ke dalam urusan pribadinya. "Beliau perlu dijaga privasinya dan tak memiliki akun media sosial," katanya.
Minggu ini, Jenazah Emmeril Khan Mumtadz atau Eril telah tiba di Bandara Soekarno - Hatta Tangerang Banten, setelah melalui perjalanan selama 17 jam dari Swiss.
Jenazah Eril tiba Terminal 3 Bandara Soekarno - Hatta pukul 15.45 WIB bersama Ridwan Kamil yang ikut dalam penerbangan dari Swiss. Jenazah kemudian dibawa ke kargo jenazah human remains transit lounge untuk proses pemindahan ke mobil yang siap membawa ke Gedung Pakuan, Bandung.
Sejumlah pejabat negara dari pemerintah pusat dan daerah tampak hadir menyambut kedatangan jenazah Eril. Setelah proses pengurusan di kargo, jenazah kemudian dibawa ke Gedung Pakuan Bandung dan disemayamkan di Kabupaten Bandung pada hari Senin (13/6).
Warga yang ingin melakukan takziah ke Gedung Pakuan Bandung dipersilakan namun di atas pukul 22.00 WIB. Pasalnya saat ini akan dilangsungkan acara keluarga inti.
Ridwan Kamil pun mengucapkan terima kasih kepada sosok guru ini melalui media sosialnya. Ia mengunggah foto pertemuan bersama sang guru yang diketahui ibu dengan dua anak.
"Mrs. Geraldine Beldi namanya, Seorang guru SD yang menemukan jenazah Eril di Sungai Aare. Saat ia, sedang berjalan pagi menuju tempatnya mengajar," tulis Ridwan Kamil di media sosialnya.
Setelah melihat jasad Eril, Geraldine pun menghubungi polisi dan akhirnya jasad Eril berhasil diangkat.
"Ia langsung menelepon polisi dan akhirnya Eril bisa diangkat serta diselamatkan dengan baik," sambung Ridwan Kamil.
Tag
Berita Terkait
-
Jenazah Eril Dimakamkan Hari Ini, Istri Ridwan Kamil: Mohon Doanya
-
Anak Ridwan Kamil Akan Dimakamkan di Makam Keluarga di Cimaung Bandung Pagi Ini
-
Sejumlah Warga Padati Gedung Pakuan Jelang Pemakaman Eril
-
Suasana Terkini Jelang Pemakaman Eril: Liang Lahat Masih Dipersiapkan, Kerabat Mulai Berdatangan
-
Bulu Kuduk Merinding dan Hati Bergetar! Lantunan Sholawat dan Isak Tangis Warga Pecah saat Kedatangan Jenazah Eril
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
7 Cushion Vegan dan Cruelty Free, Cantik Tanpa Rasa Bersalah
-
Bikin Geger Penumpang, Batik Air Angkat Bicara soal Pramugari Gadungan Asal Palembang
-
Capaian Gemilang SEA Games 2025, Presiden Prabowo Beri Bonus Atlet lewat Kemenpora dan BRI
-
Tarif Baru Penerbangan Perintis Susi Air 2026, Rute Pagar Alam-Palembang Mulai Rp365 Ribuan
-
Air Naik Saat Warga Terlelap, 7 Fakta Banjir Rendam Empat Desa di OKU Timur