SuaraSumsel.id - Nama Bintang Emon menjadi treading di sosial media Twitter setelah melakukan stand up di kanal Youtube Deddy Corbuzier dalam sesi ‘Somasi Close The Door Corbuzer’
Pada video yang diunggah pada, Minggu (29/05/2022) yang berdurasi 39 menit 46 detik tersebut Deddy menghadirkan Bintang Emon di menit ke 19 untuk melakukan stand up komedi.
Bintang Emon mengaku hampir membatalkan undangan Deddy tersebut karena merasa sedikit khawatir dengan materi yang akan disampaikan. Dalam pembukaan stand up dia sedikit menyindir penjabat dengan mengatakan “Saya seneng banget bisa main ke tempat pelarian pejabat dari Mata Najwa” ucapnya sambil tertawa.
Sambil mengeluarkan selembar kertas, dia mengatakan telah mencatat poin-poin penting dan akan membacakan materi stand up karena mengaku takut lupa terhadap hal yang ingin dia sampaikan. Kertas tersebut berisi tentang keresahan-keresahan yang dia rasakan.
“Keresahan ku yang pertama. Kenapa polisi bisa jadi ketua PSSI ya? Ya nggak ada masalah sih, nggak salah juga. Kan sebelumnya juga ada tentara ketum PSSI mimpin pemain bola tu ya nggaka apa-apa, nggak aada masalah juga” tanya Emon
“Cuma kalo pake logika yang sama harusnya Ismed Sofyan bisa jadi Kapolri dong? Iya dong kan mirip, tukeran” sambungnya sambil menegaskan bahwa itu secara logika.
Dia juga mengatakan hal tersebut bisa saja terjadi karena polisi dan pemain Bola sama-sama memiliki kemiripan yaitu sama-sama suka menendang. Pemain bola yang suka menendang bola dan polisi yang dapat menendang penjahat.
“Gue setuju lembaga kepolisisan harus pake kata oknum, karna banyak banget polisi yang jujur dan baik dan menjalankan tugas dengan benar tuh banyak banget. Respect buat kepolisian Republik Indonesia”ucap Emon diiringi dengan tepuk tangan beberapa orang di studio Deddy
Potongan video tersebut banyak di posting ulang oleh beberapa akun di media sosial Twitter yang menyatakan dukungan terhadapnya dan nama Bintang Emon pun menjadi Trending #1 pada Selasa (31/052022).
Baca Juga: Sumsel Gelar Pekan Kebudayaan Daerah, Sajikan Pertunjukan dan Permainan Tradisional Anak-Anak
Ernest Prakasa dalam akun sosial media pribadinya juga mengaku kagum akan keberanian Bintang Emon dalam mengukapkan keresahannya “Bintang Emon padahal gausah kritis pun bisa idup tenanng. Tapi dia memilih untuk tetap lantang. Rispek.” Tulis Ernest dalam tweet-nya
Kontributor: Resty Rosy Muna
Berita Terkait
-
Bintang Emon Sebut Oknum Polisi dengan Pemain Bola Sama-sama Suka Nendang, Publik: Dunia Sedang Tidak Baik-baik Saja
-
Kritikan Bintang Emon Saat Diundang di Acara Somasi Deddy Corbuzier Panen Pujian
-
Video 'Somasi' Bintang Emon Kritik PSSI Diklarifikasi Serius Warganet di Twitter
-
Bintang Emon Keluarkan Kritis Pedas Soal Minyak Goreng, Ernest: Ga Usah Kritis pun Bisa Hidup Tenang
-
Bintang Emon Singgung Mafia Minyak Goreng, Ernest Prakasa Beri Pujian Setinggi Langit
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar untuk Perkuat Akses Pembiayaan Perumahan
-
Nikmati Diskon 25% Produk Jus Buah Boost Pakai Promo BRI Kartu Kredit
-
Gugatan 25 Media di Palembang Tak Dapat Diterima, Hakim Nilai Perkara Prematur
-
Agus Rizal Divonis 1 Tahun 4 Bulan, Korupsi Perkimtan Palembang Rugikan Negara Rp1,68 Miliar
-
Sinergi Kilang Plaju dan R&P Sumatera Dorong Generasi Muda Jadi Agent of Change