SuaraSumsel.id - Selama kurang dari sepekan, tiga remaja di Palembang Sumatera Selatan tewas karena kasus yang sama, tewas dengan senjata tajam.
Peristiwa berdarah pertama menimpa pada dua remaja sekaligus yakni RS (18) dan MR (17) yang keduanya warga Alang Alang Lebar Palembang. Keduanya tewas bersimbah darah saat dilarikan ke Rumah Sakit Myria Palembang, yang terjadi pada Kamis siang di Jl Sungai Rumbi, Sukarami Palembang, (26/5/2022).
Kedua remaja itu tewas oleh satu remaja Reza Febriansyah alias Eja (20). Polisi berhasil mengungkap kejadian ini. Namun tidak lama dari peristiwa tersebut, kejadian berdarah juga dialami R (16) warga Gandus Palembang yang hendak pulang usai menonton pertandingan final liga Champions.
R (16) tewas di tempat setelah diserang secara brutal oleh tiga orang tidak dikenal dengan menggunakan parang dan celurit, yang terjadi di jalan merdeka Bukit kecil Palembang. Pada Minggu dini hari sekitar pukul 03:00 WIB (29/5/2022).
Polisi telah mengantongi identitas ketiga pelaku serta mulai melakukan pengejaran.
“Di sini, di Kota Palembang ada suatu kebiasaan membawa Sajam ke mana mana. Padahal jelas membawa Sajam itu adalah perbuatan melawan hukum karena dapat merugikan orang lain,” ujarnya Kapolrestabes Palembang Kombes pol Mokhamad Ngajib melansir Sumseupdate.com-jaringan Suara.com, Selasa (31/5/2022).
Pihaknya terus bekerja keras melakukan antisipasi baik dengan himbauan kepada masyarakat bahwa dampak atau resiko yang Polisi juga kerap melakukan operasi razia-razia di tempat umum yang dilakukan jajaran polisi,
Ia pun mengimbau masyarakat kita Palembang untuk tidak menjadikan kebiasaan membawa senjata tajam.
Baca Juga: Palembang Diguyur Hujan Pagi Ini, Cuaca Sumsel 31 Mei 2022 Didominasi Hujan Sedang
Berita Terkait
-
Sumsel Gelar Pekan Kebudayaan Daerah, Sajikan Pertunjukan dan Permainan Tradisional Anak-Anak
-
Palembang Diguyur Hujan Pagi Ini, Cuaca Sumsel 31 Mei 2022 Didominasi Hujan Sedang
-
22 Klub Ganti Nama pada Musim 2022, Klub Sriwijaya FC Pertahankan Nama Sriwijaya FC
-
Aktivitas Tambang Emas Ilegal Ditemukan di Kawasan KPH X Dempo Bukit Jambul Pagar Alam
-
15 Mantan Anggota DPRD Muara Enim Dipindahkan ke Lapas Pakjo dan Lapas Merdeka, Kasus Suap Ketok Palu Anggaran
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Daftar 7 Masjid di Sumatera Selatan untuk Iktikaf 10 Malam Terakhir Ramadan 2026
-
Jadwal Imsak Palembang Rabu 25 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadhan
-
Bukan Sekadar Adopsi, Dugaan TPPO Mengemuka di Balik Bayi 3 Hari Ditawarkan Rp52 Juta
-
Mudik Gratis Bank Sumsel Babel 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Berangkat 17 Maret
-
Alasan Sebenarnya Orang Tua di Palembang Hendak Jual Bayi Rp52 Juta Terungkap