SuaraSumsel.id - Pembangunan infrastruktur peningkatan pelabuhan Malakoni dan Kahyapu di Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu ditargetkan selesai pada akhir 2022. Anggaran yang ditelan pun mencapai Rp 41 miliar.
Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bengkulu, Sugeng Darojati di Bengkulu, Kamis, mengatakan bahwa anggaran Rp41 miliar tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui DIPA BPTD wilayah VI Bengkulu Lampung.
"Untuk pelabuhan penyeberangan Kahyapu Enggano dibangun dermaga multi purpose dengan kontrak multi tahun 2021/2022," kata Sugeng.
Kemudian untuk rehabilitasi dermaga pelabuhan laut Malakoni Enggano membutuhkan anggaran mencapai Rp20 miliar melalui APBN dan saat ini telah dilakukan kontraknya.
Pembangunan Dermaga Kahyapu telah dimulai sejak 7 Juli 2021 hingga Desember tahun ini dengan pelaksana teknis Balai Pengelola Transportasi Darat wilayah VI Bengkulu Lampung di bawah Unit Pelaksana Teknis Ditjen Darat Kementerian Perhubungan RI.
"Untuk pelabuhan Kahyapu saat ini sedang melalui proses pengerjaan pengecoran dan rekonstruksi besi penyangga," ujarnya.
Dalam proses pembangunan tersebut pihaknya mengalami beberapa kendala seperti pengangkutan material yang berasal dari Pulau Jawa dan adanya perubahan PPN serta menyesuaikan kondisi cuaca kelautan.
Pembangunan infrastruktur pelabuhan tersebut merupakan prioritas pemerintah yang telah dimulai sejak 2021 dan telah masuk dalam aturan prioritas pembangunan major project nomor 30 tentang pembangunan di pulau tertinggal, terluar, dan terdepan.
Melansir ANTARA, pembangunan dua dermaga tersebut dilakukan sebagai bentuk pemerintah dalam mendukung pembangunan dan mendukung konektivitas yang sama di pulau terluar sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Baca Juga: Harga Hewan Kurban di Sumsel Naik Terdampak Penyakit Mulut dan Kuku, Warga dan Peternak Was-Was
Berita Terkait
-
Pesawat Batik Air dan Citilink Terpaksa Mendarat di Palembang, Akibat Cuaca Buruk
-
Gempa Bumi Magnitudo 4,9 Melanda Bengkulu, Terasa Hingga Lampung
-
Gempa Magnitudo 4.9 di Bengkulu Selatan, Getaran Dirasakan Sampai Lampung Barat
-
Begal yang Tewas Ditembak Polisi Merupakan Residivis
-
Bengkulu Belum Menerapkan Pelonggaran Penggunaan Masker, Penyebabnya Karena Hal Ini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Pria di Musi Rawas Tewas Diracun Selingkuhan dengan Sianida, Ini Kronologinya
-
Kilang Plaju Cetak Operator Scaffolding Bersertifikat, Dorong Kesiapan Tenaga Kerja Lokal