SuaraSumsel.id - Aktor Johnny Depp kembali ke bangku saksi, Rabu (25/4) guna menyangkal testimoni mantan istrinya, Amber Heard, dalam kasus defamasi.
Depp mengatakan tuduhan Heard terhadapnya sangat brutal, kejam dan tidak benar.
Bintang "Pirates of the Caribbean" itu menuntut Heard sebesar 50 juta dolar AS, mengatakan sang mantan istri menodai namanya ketika mengklaim dia adalah korban kekerasan domestik dalam artikel yang ditulisnya di The Washington Post. Heard balas menuntut 100 juta dolar AS, mengatakan Depp menodai namanya karena menyebutnya pembohong.
Pada Rabu, Depp dan pengacara menyangkal testimoni Heard yang mengklaim sang aktor melakukan kekerasan fisik dan seksual berkali-kali sebelum dan selama pernikahan mereka yang berakhir pada 2017.
"Mengerikan, konyol, memalukan, menggelikan, menyakitkan, biadab," kata Depp, menambahkan, "sangat brutal, kejam, dan tidak benar. Semua tidak benar."
Depp membeberkan reaksinya terhadap apa yang diucapkan Heard selama persidangan yang sudah berlangsung selama enam pekan.
"Tidak ada manusia yang sempurna," kata Depp. "Tapi saya tidak pernah seumur hidup melakukan kekerasan seksual, kekerasan fisik."
Depp mengatakan kepada para juri di persidangan bahwa orang yang melakukan kekerasan adalah Heard.
"Apa pun yang akan terjadi, saya ada di sini dan mengatakan kebenaran dan saya sudah mengungkapkan beban yang saya bawa selama enam tahun."
Baca Juga: Harga Hewan Kurban di Sumsel Naik Terdampak Penyakit Mulut dan Kuku, Warga dan Peternak Was-Was
Dalam pemeriksaan silang, pengacara Heard mengonfrontasi Depp dengan pesan teks dari teleponnya. Satu pesan yang ditujukan kepada asisten mendeskripsikan genital perempuan dengan tulisan "MILIK SAYA".
"SAYA BUTUH. SAYA MAU. SAYA AMBIL," tulis pesan tersebut.
Depp membantah menulis pesan itu dan mengatakan teleponnya mungkin dipakai oleh orang lain atau pesannya diubah.
Model Inggris Kate Moss muncul sebentar untuk membantah klaim Heard tentang "rumor" mengenai pertengkaran mereka di tangga saat Moss dan Depp berkencan pada 1990-an.
Kate Moss mengatakan, yang sebenarnya terjadi adalah dia tergelincir di tangga dan punggungnya terluka ketika mereka sedang berlibur di Jamaika. Depp segera datang untuk menolongnya, menggendongnya ke kamar dan meminta bantuan medis.
"Dia tidak pernah mendorong, menendang atau melempar saya dari tangga," kata Moss yang tampil lewat video dari Inggris, dikutip dari Reuters.
Berita Terkait
-
Bantah Lakukan Kekerasan, Johnny Depp Sebut Tuduhan Amber Heard Kejam dan Brutal
-
Usai #MeToo, Persidangan Johnny Depp vs Amber Heard Picu Trending #MenToo
-
Bukan Gegara Johnny Depp, Amber Heard Bakal Didepak dari Aquaman Karena Tak Ada Chemistry dengan Jason Momoa?
-
Khawatir Soal Chemistry, DC Films Ingin Ganti Amber Heard di Aquaman 2
-
DC Films Pertimbangkan Mengganti Amber Heard di Aquaman 2, Sebut Tak Ada Chemistry dengan Jason Momoa
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar
-
Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara