SuaraSumsel.id - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Aceh Utara menyatakan keputusan Presiden Jokowi melarang ekspor CPO atau minyak mentah sawit, tidak berdampak pada harga tandan buah segar (TBS) di daerah itu.
Ketua Apkasindo Aceh Utara Kastabuna di Lhokseumawe mengatakan sejauh ini, belum ada dampak pada harga TBS kelapa sawit setelah adanya kebijakan larangan ekspor CPO.
"Setelah adanya kebijakan larangan ekspor CPO, harga TBS sawit di Kabupaten Aceh Utara dan sekitarnya masih stabil yakni pada kisaran Rp3.200 hingga Rp3.365 per kilogram," katanya.
Harga TBS kelapa sawit di daerah lain terdampak pada larangan ekpos CPO tersebut. Di beberapa daerah di Aceh terjadi penurunan harga TBS kelapa sawit hingga Rp1.000 per kilogram.
Kastabuna mengatakan pihaknya akan terus memantau perkembangan harga TBS kelapa sawit di lapangan setelah keluarnya kebijakan larangan ekspor bahan baku minyak goreng tersebut.
"Apkasindo juga meminta kepada pemangku kepentingan memantau dampak dari keputusan tersebut dan menindak tegas jika adanya pabrik kelapa sawit yang nakal memainkan harga TBS kelapa sawit," katanya. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
Jarang Terima Endorse, Anji: Saya Tidak Mau Bohongi Orang Lain
-
Survei Pilpres 2024: Prabowo Subianto Mayoritas Didukung Pemilih di Pulau Sumatera
-
Teror Harimau Bikin Panik, Warga Bengkalis Sewa Pengawalan saat Panen Sawit
-
Harga Sawit Turun Drastis Imbas Larangan Ekspor CPO, Ini Saran untuk Petani Riau
-
Detik-detik Panther Tabrak Truk di Jalan Lintas Palembang-Prabumulih, Sopir Tewas di Tempat
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi