UEFA menyelidiki perilaku barbar fans Atletico Madrid saat pertandingan melawan Manchester City.
SuaraSumsel.id - Badan Sepak Bola Eropa (UEFA) pada Jumat membuka proses penyelidikan atas Atletico Madrid lantaran perilaku fans mereka yang dinilai bar-bar saat pertandingan perempat final Liga Champions kontra Manchester City beberapa waktu lalu.
Meski tidak merinci pelanggaran yang dimaksudkan, UEFA menuduh fans Atletico berperilaku diskriminatif dan juga melempar benda-benda saat tim yang mereka dukung itu dikalahkan City pada perempat final Liga Champions.
UEFA menyebut Badan Kontrol, Etika, dan Disiplin (CEDB) akan memutuskan masalah tersebut pada waktunya.
Atletico kalah 1-0 pada leg pertama di Stadion Etihad setelah Kevin De Bruyne mencetak gol kemenangan di babak kedua.
Leg kedua akan dimainkan pada Rabu, demikian Reuters. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?