SuaraSumsel.id - Minyak solar yang sulit didapat di Sumatera Selatan atau Sumsel, tepatnya di OKU Timur membuat petani kesulitan melakukan panen raya.
Mereka membutuhkan bahan bakar solar guna menggerakkan mesin panen tersebut.
Adi, salah satu buruh petani mengaku, sejak bahan bakar jenis solar sulit didapat, panen raya yang menjadi terganggu. Biasanya panen raya sudah terjadwalkan, sehingga harus terkendala karena mesin tidak mendapatkan bahan bakar yang bisa dioperasikan.
“Kalo di SPBU harganya sekitar Rp7.000 per liter, akan tetapi kebanyakan kosong, ada juga harus mengantre panjang dan kami juga tidak bisa beli langsung di SPBU karena pom bensin melarang membeli mengunakan jeriken,” bebernya, melansir Sumselupdate.com, Rabu (5/4/2022).
Minyak solar yang langka di SPBU, membuat dia terpaksa membeli dari pengecer dengan harga Rp8.500 hingga Rp10.000 per liter. Dia juga harus memesan minyak solar terlebih dahulu di pengecer demi mengoperasikan mesinnya. “Kita pesan di pengecer dulu, jika ada bisa langsung dibeli walaupun dengan harga Rp8.500 per liter, namun jika kosong ya kita terpaksa harus menunggu,” jelasnya.
“Kita mengelola sawah kebanyakan mengunakan mesin diesel solar. Jika minyak solar langka kayak gini kami panen dan membajak sawah menjadi terhambat, kami berharap pemerintah bisa mengatasinya,” harapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Imsak, Salat dan Buka Puasa Lubuklinggau Sumatera Selatan Hari Ini, Rabu 6 April 2022
-
Jadwal Imsak, Salat dan Buka Puasa Pagar Alam Sumatera Selatan Hari Ini, Rabu 6 April 2022
-
Jadwal Imsak, Salat dan Buka Puasa Prabumulih Sumatera Selatan Hari Ini, Rabu 6 April 2022
-
Jadwal Imsak, Salat dan Buka Puasa Kota Palembang Hari Ini, Rabu 6 April 2022
-
Belajar dari YouTube, Warga Ogan Ilir Modifikasi Tangki Mobil Mitsubisi hingga Bisa Tampung 400 Liter Solar
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Waktu Imsak Palembang 23 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Niat Puasa Ramadan
-
Gagal Umrah, Nenek Musi Rawas Tertahan di Jakarta, 12 Jemaah Bayar Lagi Rp70 Juta
-
Saldo Berkurang hingga Puluhan Juta, Ratusan Nasabah Geruduk Bank Jambi, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
10 Tempat Bukber Murah di Palembang di Bawah Rp50 Ribu, Cocok untuk Rame-Rame
-
Janji Loker Malaysia Berujung di Kamboja, 15 Warga Sumsel Diduga Korban TPPO, Ini Update Terbarunya