SuaraSumsel.id - Menantu Habib Rizieq Shihab, Habib Hanif Alatas didaulat sebagai Ketua Umum Front Persaudaraan Islam (FPI). Habib Hanif bukan orang asing dikalangan jamaah FPI.
Sebelumnya Hanif juga sebagai Ketua Umum Front Santri Indonesia (FSI) yang sepak terjangnya selalu mendampingi mertua di medan dakwah.
Mengetahui Hanif jadi pimpinan baru di FPI, pegiat media sosial Ade Armando mengomentarinya. Ade memandang, FPI sekarang dalam masa sulit pasca Rizieq Shihabmendekam di penjara.
Dipilihnya Hanif sesungguhnya untuk mengisi sosok pengganti yang pas untuk mengisi kekosongan kepemimpinan selama ini. Melansir Hop.id-jaringan Suara.com, kata Ade, menjelang Pemilu 2024, mereka tentu bakal turun meramaikan perhelatan politik nasional.
Karena itu, FPI memang sengaja mengambil start dimulai sejak kontroversi Menag Yaqut soal pengeras suara.
FPI dan PA 212 punya icon baru jelang 2024, dia memang belum terkenal sih, tapi setidaknya dia sudah muncul beberapa kali di acara demo 212," papar Ade Armando dalam Youtube Cokro TV, Selasa,( 29/3/2022).
Hanif dipersiapkan untuk meneruskan perjuangan Habis Rizieq Shihab. Hanif dipandang memiliki tipikal kepemimpinan layaknya mertuanya. "Pilihan jatuh ke menantu yang sama-sama mengklaimkan diri sebagai habib," ujarnya.
Meski didapuk sebagai Ketum, Hanif diyakini tak akam mampu mengimbangi kepemimpinan karismatik Habib Rizieq Shihab selaku Imam Besar (IB).
Ade menambahkan, Hanif telah kehilangan momentum beserta kepercayaan publik meneruskan perjuangan mertuanya."Tapi sebagaimana tokoh peniru lain, akan sulit bagi Hanif Alatas untuk menjadi Imam Besar, apalagi 212 kehilangan momentum besar," katanya.
Baca Juga: Mantan Anggota DPRD Sumsel Sakim Ditahan, Kasus Penipuan Jual Beli Tanah Rp13 Miliar
Justru Hanif tidak lebih hanya akan menjadi sosok lemah dan tak berpengaruh selama memimpin FPI nantinya. "
Berita Terkait
-
Profil Muhammad bin Husein Alatas, Menantu Habib Rizieq yang Jadi Ketum FPI Baru
-
Mahfud MD Wanti-wanti Menantu Habib Rizieq yang Baru Jadi Ketua FPI
-
Desak Kasus Unlawful Kiling Laskar FPI Dibawa ke Pengadilan HAM, Menantu Rizieq: Ini Bukan Pelanggaran Biasa!
-
Wanita yang Tabrak Kantor Polisi Disebut Ingin Bela Habib Rizieq, Pengacara: Isu Mafia Konflik
-
Pendeta Saifuddin Muncul Lagi, Hina Habib Rizieq-FPI dan Puji Jenderal Dudung
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel