SuaraSumsel.id - Seorang anggota Polres OKU Timur, Bripda Mohammad Syahril Maulana Harahap (22) tewas tertembak saat menangkap bandit pecah kaca , Jumat (25/3/2022).
Saat ini, Polda Sumatera Selaatan atau Sumsel tengah melakukan investigasi soal peristiwa ini. Sampai dengan Jumat (25/3/2022), ditemukan setidaknya 5 fakta atas peristiwa tersebut.
1. Polda Sumsel tengah siapkan tim investigasi atas kejadian ini
Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto, mengatakan pihaknya tengah mendalami peristiwa ini. Proses pendalaman dilakukan guna memastikan tembakan yang mengakibatkan anggota meninggal, bersumber dari tembakan pelaku atau anggota lainnya.
" Kita sedang dalami apakah peristiwa ini penembakan yang dilakukan para pelaku saat ditangkap atau tertembak oleh anggota lain saat hendak menangkap pelaku," katanya.
Polda Sumsel sudah diturunkan untuk membuktikan tentang kasus ini dan juga sudang diuji kebenarannya, apakah korban tewas ditembak pelaku atau ada yang lain.
2. Peristiwa terjadi pagi hari, sekitar pukul 10.00 wib
Karena kejadian berlangsung pagi hari dengan situasi yang masih terang, maka akan lebih mudah membuktikan. Karan itu akan sedang dibuktikan dengan rekonstruksi dan diuji kebenaran kasus in
"Kejadiannya pagi tadi Jumat (25/3/2022) sekitar pukul 10.00 WIB saat cuaca terang. Makanya tadi saya katakan sedang dibuktikan dengan rekonstruksi dan diuji kebenaran kasus ini," ungkap Toni.
3. Peristiwa terjadi saat Bripda Mohammad Syahril Maulana Harahap menangkap bandit pecah kaca
Kejadian ini terjadi saat korban hendak menangkap pelaku pencurian dan kekerasan, bandit pecah kaca. Saat ditangkap pelaku curas ini bukan melakukan perlawanan dan juga bukan baku tembak.
4. Satu Pelaku sudah ditangkap
Polisi juga sudah berhasil menangkap satu pelaku bandit pecah kaca bernama Asep.
" Kasus ini sedang didalami saat ini. Atas kejadian tersebut sudah ada terduga satu pelaku yang diamankan yakni Asep," kata Kapolda.
5. Peristiwa terjadi di Desa Gumawang, Belitang I, OKU Timur.
Berita Terkait
-
Bripda Mohammad Syahril Maulana Tewas Tertembak Saat Tangkap Bandit Pecah Kaca, Polda Sumsel Bentuk Tim Investigasi
-
Anggota Polres OKU Timur Tertembak Saat Tangkap Bandit Pecah Kaca, Kapolda: Lagi Diperiksa, Tembakan Pelaku atau Anggota
-
Sempat Terjadi Baku Tembak, Anggota Polres OKU Timur Tewas Saat Tangkap Bandit Pecah Kaca
-
Breaking News, Anggota Polres OKU Timur Tewas Tertembak Saat Tangkap Pelaku Pecah Kaca Mobil
-
Anggota DPR Desy Ratnasari Kritisi Minyak Goreng, Netizen Singgung PAN dan Presiden Tiga Periode
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi
-
Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah
-
Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data