SuaraSumsel.id - Ketum PKB Muhaimin Iskandar didukung menjadi Capres 2024. Hal ini disampaikan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Dukungan Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin untuk maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2024 mendatang.
"Kami PKB Bangka Belitung solid mendukung Ketua Umum PKB Gus Muhaimin menjadi Calon Presiden 2024 mendatang," kata Ketua DPW PKB Belitung, Muhammad Tanwin di Tanjung Pandan, Minggu.
Dukungan itu disampaikan dalam acara Serah Terima Surat Keputusan Kepengurusan dan Penandatanganan Komitmen Kinerja DPC PKB Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Ballroom Hotel Grand Hatika Belitung, Sabtu malam.
Sebanyak tujuh DPC Kabupaten/Kota PKB di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sepakat mendukung Gus Muhaimin maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2024 mendatang.
"Kami juga berkomitmen untuk memenangkan Ketua Umum kami sebagai Presiden pada pemilu 2024 nanti," ujarnya.
Upaya yang akan dilakukan antara lain adalah dengan melakukan deklarasi-deklarasi dan kegiatan lainnya mendukung Gus Muhaimin maju sebagai calon presiden.
Deklarasi tersebut, lanjut Tanwin, bertujuan untuk menggaungkan nama serta sosok Gus Muhaimin sehingga lebih dikenal oleh masyarakat di daerah itu.
"Kami terus mem-booming-kan nama Gus Muhaimin untuk calon Presiden 2024," katanya.
Baca Juga: Sumsel Diprakirakan Diguyur Hujan Ringan Hari Ini, 13 Maret 2022
Para kader PKB di daerah itu untuk bekerja keras menyongsong tahun politik 2024 serta memenangkan Gus Muhaimin sebagai presiden 2024.
"Kami minta kader untuk tidak berleha-leha mulai saat ini mereka harus bekerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas," ujarnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Halaqoh Kebangsaan di Jateng, Gus Muhaimin Ingatkan Peran Besar Kiai-Nyai NU bagi NKRI
-
Muhaimin Iskandar Sebut Kekerasan Seksual Rawan Terjadi di Asrama, Peran Pesantren Penting dalam Pencegahan
-
Gus Muhaimin: Peran Pesantren Penting dalam Mencegah Kekerasan Seksual
-
Soroti Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren, Cak Imin: Semua yang Berbentuk Asrama Bisa jadi Ancaman
-
Soal Usulan Tunda Pemilu 2024, PKB Maju Terus jika Rakyat Mendukung
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Apa Itu Etomidate? Zat yang Ditemukan Bersama 6.000 Pil Ekstasi di Palembang