Tasmalinda
Kamis, 03 Maret 2022 | 19:13 WIB
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menghadiri perayaan Harla NU ke-99 di Sumsel [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

SuaraSumsel.id - Serangkaian perhelatan hari lahir atau harla ke-96 Nahdlatul Ulama (NU) di Sumatera Selatan atau Sumsel, akan digelar di sejumlah lokasi.

Selain dihadiri Ketua PBNU, Gus Yahya juga dihadiris sejumlah manteri. Berikut rangkaian acara lengkapnya.

Melansir NU.or.id-jaringan Suara.com, acara dimulai pada Kamis (3/8/2022) siang, rombongan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan peserta tiba di Pondok Pesantren Ar Rahman.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat hibah dan wakaf dari wakif kepada PBNU lalu, peletakan batu pertama pembangunan perguruan tinggi NU Sumatera Selatan oleh Ketum PBNU didampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Ketua PWNU Sumatera Selatan KH Amiruddin Nahrawi.

Malam harinya, Ketum PBNU melakukan dialog peserta PW dan PCNU, jajaran PBNU dan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru di GOR Dempo JSC.

Keesokan harinya, di tiga lokasi berbeda yakni di lingkungan JSC,  Kampus B Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah, dan di Desa Kencana Mulia, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim.

Digelar Halaqah Lingkungan Hidup yang terbagi ke dalam dua kelas yakni Halaqah kelas A dan B. Halaqah kelas A berlokasi di Tenda Venue Komplek JSC, dan Halaqah kelas B berlokasi di GOR Dempo JSC. 

Di Kampus UIN Raden Fatah, dilangsungkan penanaman 5000 bibit pohon bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.

 Bertolak ke Desa Kencana Mulia, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim, akan berlangsung agenda temu petani sawit sekaligus penanaman perdana peremajaan sawit rakyat.

Baca Juga: Aksi Bobol Mobil Parkir di Rumah Makan Viral, Dua Laptop Mahasiswa Raib

Para peserta kembali berkumpul di lingkungan JSC, dilanjut dengan puncak rangkaian Harlah NU Wilayah Barat dan pembukaan Workshop Lingkungan Hidup sekaligus temu petani NU.

Malam hari digelar peresmian dan penandatanganan prasasti Institut Teknologi dan Sains NU Sriwijaya oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.

 Pengarahan Presiden melalui Menko Perekonomian sekaligus membuka temu petani sawit NU dan Workshop Pengendalian Perubahan Iklim dan Lingkungan Hidup. 

Keesokkan harinya, dialog Interaktif  “Pengelolaan SDA Berkelanjutan, Perlindungan Lingkungan Hidup, dan Transisi Energi” dengan para menteri di GOR Dempo JSC dan istirahat pukul 11.00 WIB.

Pada pukul 13.00-15.00, dilanjut dengan seri Halaqah Lingkungan Hidup kelas A dan B yang berlokasi di dua tempat berbeda.

Halaqah kelas A berlokasi di Tenda Venue Komplek JSC dan Halaqah kelas B di GOR Dempo JSC dan disusul penutupan.

Load More