SuaraSumsel.id - Pendiri Microsoft Bill Gates yakin jika COVID-19 bisa menjadi pandemi terakhir dunia, meskipun miliader ini tidak bisa memastikan jika di masa mendatang tidak akan ada pandemi baru.
Dia kembali mengingatkan dunia mengenai perlunya memprioritaskan pengendalian pandemi sebagai ancaman bagi umat manusia, sebagaimana ia tulis dalam buku barunya.
"Saya telah menulis sebuah buku tentang bagaimana kita dapat memastikan dunia tidak pernah menderita melewati sesuatu (pandemi) seperti COVID-19 lagi," tulis Bill Gates dalam blog pribadinya, dikutip Minggu.
Pernyataannya bahwa COVID-19 bisa menjadi pandemi terakhir, sulit dipercaya ketika seluruh dunia hingga sekarang masih berjuang mengendalikan pandemi.
"Tetapi setiap kali saya melihat penderitaan yang ditimbulkan oleh COVID–setiap kali saya membaca tentang jumlah kematian terbaru atau mendengar tentang seseorang yang kehilangan pekerjaan atau mengemudi di dekat sekolah yang tutup—saya tidak bisa membantu tapi berfikir: Kita tidak perlu melakukan ini lagi," tulis Gates.
"Saya telah belajar banyak dalam prosesnya—baik tentang pandemi ini maupun bagaimana kita menghentikan pandemi berikutnya—dan saya ingin membagikan apa yang saya dengar kepada orang-orang," katanya.
Melalui bukunya yang akan dirilis, Bill Gates mengulas tentang bagaimana dunia bisa memastikan bahwa tidak ada lagi yang menderita melewati pandemi di masa mendatang.
Buku Bill Gates berjudul "How to Prevent the Next Pandemic" dijadwalkan beredar pada 3 Mei 2022, dan diterbitkan oleh Knopf di AS dan Penguin Random House secara internasional.
Baca Juga: Palembang Diguyur Hujan, BMKG: 5 Wilayah di Sumsel Ini Bakal Hujan hingga Malam Hari
Berita Terkait
-
Ini Pendapat Bill Gates Terbaru Soal Covid-19, Katanya Ini Pandemi Terakhir di Dunia
-
Bill Gates Sebut COVID-19 Menjadi Pandemi Terakhir di Dunia
-
Dua Orang Terkaya Dunia Sibuk Beli Perusahaan Game, Minat Kembangkan Dunia Virtual?
-
CEK FAKTA: Bill Gates Melakukan Pengurangan Penduduk Bumi dengan Pemaksaan Vaksinasi, Benarkah?
-
Bill Gates Disebut Akan Gelar Acara di Bali Terkait Perubahan Iklim
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata
-
Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan
-
Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut
-
Sidang Korupsi Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Skema Fee, 5 Persen untuk Bupati Edison