SuaraSumsel.id - Tim gabungan Polrestabes Palembang dan Polda Sumatera Selatan kembali menemukan lapak, resto, dan kafe yang beroperasional hingga pukul 02.00 wib dini hari.
Padahal, kota Palembang masih menerapkan PPKM level 3. Situasi ini membuat polisi akhirnya mengultimatum, tempat hiburan di Palembang, Sumatera Selatan agar patuh.
Pantauan Sumselupdate.com-jaringan Suara.com, tim gabungan dipimpin Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi memulai giat patroli ke arah Jakabaring Palembang, lalu memutar ke Kedaung kawasan 26 Ilir Palembang.
Sejumalah pemuda yang nongkrong di kawasan Jakabaring Palembang berhasil dibubarkan petugas.
Setelah itu, tim gabungan menyusuri Jalan POM IX menuju ke Jalan Sumpah Pemuda.
Suasana tim gabungan menggelar razia di sebuah Bar & Resto di Jalan Angkatan 45 Palembang, Minggu (20/2/2022) dinihari.
Tak ayal, petugas membubarkan paksa mereka yang tengah asyik nongkrong. Bahkan, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi menghampiri pedagang yang menjual minuman di lokasi tersebut untuk tak berjualan lagi.
Di Jalan Angkatan 45 Palembang, petugas mendapati sebuah Bar & Resto menimbulkan kerumunan dan masih beroperasi pukul 02.00 WIB
Di Bar & Resto tersebut dipenuhi asap rokok dan dentuman musik. Tak ayal, petugas kemudian meminta pemain musik atau disk jokey menghentikan aktivitasnya.
Baca Juga: Palembang Diguyur Hujan, BMKG: 5 Wilayah di Sumsel Ini Bakal Hujan hingga Malam Hari
Di tempat hiburan malam tersebut, Kompol Tri Wahyudi tak segan memanggil pemilik Bar & Resto dan menegur secara tegas apabila kedapatan lagi beroperasioanal pada jam yang telah ditentukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang atau di atas pukul 24.00 WIB, tempat tersebut akan di-police line.
“Sudah dua kali kita temukan ini. Sekali lagi kita temukan seperti ini kita tak segan-segan police line atau memasang garis polisi,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Palembang Diguyur Hujan, BMKG: 5 Wilayah di Sumsel Ini Bakal Hujan hingga Malam Hari
-
Emak-emak Lari-lari Rebutan Minyak Goreng di Supermarket Mal, Warganet: Para Mafia Ketawa Melihatnya
-
YouTuber Palembang Bubun Chord Rilis Lagu Beri Semangat pada Pejuang Kehidupan
-
Prakiraan Cuaca Sumsel 19 Februari 2022: 8 Daerah Bakal Hujan Sedang hingga Lebat Siang Ini
-
Tahanan Polsek Lubuk Linggau Utara Tewas dengan Luka Lebam, Polisi Sebut Tidak ada Tindak Kekerasan
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Gandeng Prodia, Tawarkan Diskon MCU Hingga Free Medical Check-Up
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri
-
Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan Suap Rp500 Juta, Temuan BPK Muara Enim Turun Jadi Rp2,32 Miliar