SuaraSumsel.id - Sebuah video memperlihatkan ibu-ibu yang rebutan minyak goreng beredar di media sosial. Fenomena ini sudah sering dikeluhkan masyarakat terutama ibu-ibu yang membutuhkan minyak goreng untuk memasak.
Tidak hanya untuk memasak, mungkin ibu-ibu tersebut juga pelaku UMKM yang membutuhkan minyak goreng bagi usaha mereka. Kelangkaan minyak goreng sudah sering diungkapkan, meski seperti di Sumatera Selatan atau Sumsel, terkenal dengan kebun sawit yang luas.
Sebuah video tengah ramai diperbincangkan di media sosial, memperlihatkan ibu-ibu yang berlarian, kemudian merebutkan minyak goreng yang berada di supermarket di mal.
Mulanya petugas keamanan, mempersilakan ibu-ibu masuk ke lokasi supermarket. Kemudian, dia pun mundur melihat ibu-ibu mulai berdatangan.
Tampak ibu-ibu datang dan kemudian, merebutkan beberapa kantong minyak goreng yang terletak di rak di supermarket. Warganet kemudian ramai mengomentari video ini, dan mengungkapkan jika cukup aneh jika Indonesia dengan kebun sawit yang luas, namun minyak goreng langka.
Bahkan warganet menuding kondisi minyak goreng langka ini membuat mafia atau pelaku-pelaku pasar yang menguasai minyak goreng menjadi gembira dan tertawa.
"Negara sehebat Indonesia, minyak be berebot", tulis netizen.
"Mafia ketawa liat ini , digoblok2in kitenye," ujar rahmat_ds.
"Kelakuan Masyarakat +62," katanya.
"Dlu susu beruang, skrg minyak goreng..." ujar yunie_ancha_wedding_galerry.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumsel 19 Februari 2022: 8 Daerah Bakal Hujan Sedang hingga Lebat Siang Ini
Tag
Berita Terkait
-
Heboh! Emak-emak Beli Minyak Goreng Sampai Jatuhkan Monitor Kasir
-
Distribusi Lambat, Pedagang Pasar Ungkap Stok Minyak Goreng Sudah Tidak Ada
-
Minyak Goreng Sawit Susah Didapat, Ibu-ibu di Lampung Beralih Bikin Minyak Goreng dari Kelapa
-
Polisi Temukan Tiga Gudang Penyimpanan Minyak Goreng di Deli Serdang
-
Soroti Kelangkaan Minyak Goreng, Gus Nadir Sentil Presiden Jokowi: Negara Tidak Boleh Kalah dengan Mafia
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji
-
Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh
-
Hujan Sudah Turun, Karhutla Sumsel Belum Tuntas, Seberapa Efektif Dry Ice dan OMC?
-
Kambang Iwak Diterjang Pohon Tumbang, Palembang Hadapi Ancaman Pohon Tua saat Musim Hujan
-
Membaca Jongot: Hutan Warisan Suku Musi yang Menawarkan Harapan di Tengah Krisis Iklim