Scroll untuk membaca artikel
Tasmalinda
Kamis, 17 Februari 2022 | 16:43 WIB
Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams bersama para atase memberikan penghormatan kepada korban tragedi Perang Dunia II di Pantai Radji Mentok, Kepulauan Bangka Belitung. (ANTARA/HO-Disparbud)

Peristiwa di Pantai Radji merupakan tragedi pembantaian yang dilakukan Tentara Jepang. Pada tanggal 16 Februari 1942 sebanyak 22 perawat militer Australia yang selamat dari tenggelamnya Kapal SS Vyner Brooke dan terdampar di Pantai Radji, diberondong dengan senapan mesin dari belakang oleh Tentara Jepang.

Satu orang di antara mereka selamat dan bertahan hidup, yaitu Vivian Bullwinkel, yang kelak menjadi saksi hidup atas tragedi itu di pengadilan kejahatan perang di Tokyo pada tahun 1947.

Selain menggelar peringatan tragedi Perang Dunia II langsung di tempat bersejarah di Mentok, rombongan Duta Besar Australia untuk Indonesia menggelar penghormatan yang digelar melalui zoom meeting yang diikuti puluhan peserta dari luar negeri, antara lain keluarga dan saudara para korban dari Australia, Inggris, Selandia Baru, Jepang, dan Singapura.

Di sela waktu minum teh bersama setelah kegiatan webinar, Letkol Jon Larnach-Jones selaku koordinator acara penghormatan mengungkapkan rangkaian acara selama selama dua hari di Mentok berjalan lancar.

Baca Juga: 400 Warga Sumsel dan Babel Ikuti Program Ungkap Kewajiban Pajak Sukarela, Terhimpun Rp4,4 Miliar

"Semoga tahun depan acara akan lebih baik lagi dan semakin banyak orang datang kemari. Kita akan mencoba mengombinasikan acara peringatan secara ramai-ramai dan melalui tatap layar," katanya. (ANTARA)

Load More