SuaraSumsel.id - Pihak PSSI mendukung bek kiri tim nasional Indonesia Pratama Arhan melanjutkan karier sepak bolanya di Liga 2 Jepang atau J2 League.
"Saya yakin kamu bisa sukses di Jepang. Kamu juga akan membawa nama bangsa," ujar Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dikutip dari laman PSSI di Jakarta, Rabu.
Iriawan atau Iwan Bule sendiri menyampaikan langsung pesannya tersebut melalui telepon video dengan Arhan. Arhan dikontrak Tokyo Verdy selama dua tahun. Namun, pihak PSIS menyebut tidak ada biaya untuk transfer tersebut alias gratis.
Tokyo Verdy sendiri merupakan salah satu klub tersukses di Jepang dengan mengumpulkan dua gelar juara J1 League, lima status kampiun Piala Emperor, enam trofi juara Piala J League dan satu kali juara Liga Champions Asia.
Klub yang saat berdiri (tahun 1969) bernama Yomiuri FC itu pertama kali terdegradasi ke J2 League pada tahun 2005 lantaran pada musim itu mereka menduduki posisi ke-17 (dari 18 tim) J1 League.
Tokyo Verdy kembali ke J1 League pada tahun 2008 sebelum terlempar lagi ke J2 League hingga saat ini. Arhan pun bertekad untuk membantu klub barunya itu kembali ke J1 League.
Menurut Arhan, setidak-tidaknya ada empat aspek dari dirinya yang dapat mendukung penampilan timnya tersebut.
"Saya memiliki kecepatan di sisi kiri, 'crossing' (umpan silang), suplai bola dan lemparan ke dalam jauh ke kotak penalti," tutur pemain muda terbaik Piala AFF 2020 tersebut.
Pratama Arhan bukanlah pemain Indonesia pertama yang berkarier di Jepang. Sebelum dirinya, ada nama-nama seperti Ricky Yacobi, Irfan Bachdim dan Stefano Lilipaly yang pernah mengadu nasib di Negeri Sakura. (ANTARA)
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumsel 17 Februari 2022, Hujan Akan Meluas di Wilayah Ini
Berita Terkait
-
Sambut Kedatangan Pratama Arhan, Bintang Tokyo Verdy: Selamat Datang Superstar!
-
Ada Pemain Senior, Ini Bek Kiri Saingan Pratama Arhan di Tokyo Verdy
-
Resmi Berkarier di Jepang, Pratama Arhan Tidak Dianggap Pemain Asing
-
Gabung Klub Liga Jepang Tokyo Verdy, Pratama Arhan Dapat Ucapan Mesra Sang Pacar
-
Prestasi Tokyo Verdy, Klub Liga Jepang yang Rekrut Pratama Arhan dari PSIS Semarang
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap