SuaraSumsel.id - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumatera Selatan mengharapkan pemerintah mengambil kebijakan mengangkat status para guru honor menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
"Kebijakan tersebut sebagai bentuk solusi yang amat tepat untuk menyikapi rencana pemerintah pusat menghapus status pegawai honor pada 2023," kata Ketua PGRI Sumsel Ahmad Zulinto melansir dari ANTARA.
Bila pemerintah mengambil kebijakan seperti itu, maka rencana penghapusan pegawai honor menjadi lebih relevan dengan kondisi di daerah saat ini pada sektor pendidikan.
Pada umumnya daerah saat ini sangat membutuhkan lebih banyak guru untuk menunjang peningkatan mutu di setiap jenjang pendidikan.
"Dengan adanya kepastian untuk mengangkat semua guru honor menjadi PPPK adalah solusi terbaik, dibandingkan bila nantinya tenaga pendidik honor itu statusnya dihapuskan begitu saja. Sumsel kekurangan guru," kata dia.
Pihaknya mencatat saat ini ada sekitar 100 ribu orang guru honor yang tersebar di 17 kabupaten dan kota.
Jumlah tersebut masih dinilai kurang bila merujuk pada kebutuhan guru pada 2021 di Sumsel yang masih membutuhkan sekitar 8.200 orang guru lagi hingga pendidikan di kabupaten kota bisa berjalan lebih optimal.
"Atas pertimbangan itu kami berharap pemerintah pusat bisa memperhatikan nasib para tenaga pendidik honorer ini," ujarnya
Baca Juga: Kisah Perompak di Sumsel yang Sial: Mau Merampok Malah Terpeleset dan Berhasil Dilumpuhkan
Tag
Berita Terkait
-
Kisah Perompak di Sumsel yang Sial: Mau Merampok Malah Terpeleset dan Berhasil Dilumpuhkan
-
Stok Minyak Goreng di Bulog Lahat Habis, Harga di Pasar Tradisional Belum juga Turun
-
Saksi Sidang Kasus Suap Dodi Reza Alex Ungkap Ada Catatan Khusus Untuk "Bos"
-
Guru Belum Serdik Wajib Tahu, Proses Perkuliahan PPG dalam Jabatan Online
-
Maret, Harga Minyak Mentah Arab Saudi untuk Kawasan Asia Bakal Naik
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Putra Palembang yang Menembus Puncak TNI
-
Kasus Wanita Muara Enim yang Jasadnya Dibakar Mantan Pacar: Kronologi, Motif, dan Fakta Terbaru
-
Biaya Kuliah Universitas Muhammadiyah Palembang 2026, Cek UKT Semua Jurusan dan Kedokteran
-
Pembenahan Struktur Pengawasan BUMN Dapat Dukungan Pengamat, Efisiensi Jadi Fokus Utama
-
Panduan Lengkap Bank Sumsel Babel 2026: Tabungan, BSB Mobile, KPR, KUR, dan Layanan Digital