SuaraSumsel.id - Tumpukan batu nisan kuno ditemukan di lokasi pengerjaan proyek PT Waskita Karya, tepatnya di kawasan Pasar 16 Ilir Palembang , Sumatera Selatan. Temuan enam batu nisan ini pun kemudian viral di media sosial.
Diketahui batu-batu nisan ini ditemukan dalam kondisi berjajar, oleh para pekerja proyek yang berada di lokasi penemuan. Salah satu akun yang membagikan temuan ini @robbysunata.
Pada akun tersebut disebutkan benda-benda yang diduga objek cagar budaya berada dari satu galian yang sama. Dalam video tersebut, pekerja proyek mengungkapkan jika benda itu mirip prasasti. Temuan itu kemudian ditutup kembali ke tanah di lokasi kejadian.
Usai video viral, tim yang terdiri atas perwakilan Balai Arkeolog (Balar) Sumsel, Dinas Kebudayaan (Disbud) Kota Palembang, termasuk para penggiat sejarah dan budaya Palembang ingin meninjau lokasi penemuan. Sayangnya, pihak PT. Waskita Karya menolak mengomentari dan memperlihatkan temuan tersebut.
"Hendak meninjau lokasi penemuan, tetapi pekerja waskita menolak bicara, meminta tim bertemu humas waskita," ujar Pengiat Sejarah Palembang, Robi Sunata dalam akunnya ini.
Dia menyebut batu nisan yang ditemukan di proyek Waskita diduga berupa benda cagar budaya berasal dari abad 17, yakni masa Kerajaan Kota Palembang.
"Sayangnya penemuan ini belum ditindaklanjuti oleh pihak yang menemukan, Informasinya, bakal ada pembicaraan pada pekan depan, namun pihak Dinas Kebudayaan malah tidak mengetahui," aku Robi.
Kepala Balai Arkeologi Sumsel, Wahyu Rizky Andifani mengatakan jika kawasan yang menjadi lokasi pembangunan proyek pasar 16 Palembang merupakan kawasan situs bersejarah di Palembang.
"Karena itu, siapapun pihak yang melakukan pembangunan di kawasan situs bersejarah, hendaknya lebih berhati-hati, termasuk melaporkan setiap adanya temuan yang punya nilai sejarah," katanya.
Baca Juga: Kasus COVID-19 Omicron Belum Ditemukan di Sumsel, Warga Diminta Tetap Waspada
Enam nisan kuno yang bertuliskan arab melayu, yang salah satu nisan Arab Melayu ini bertuliskan 'Faqod Intiqolad Illa Rohmatullahil Abror Nyiaji Nadirah Binti Kiyai Abdul Aziz Falembani' yang apabila diartikan:
"Telah berpulang ke Rahmatullah Nyiaji Nadiroh Anak Kiyai Abdul Aziz orang Palembang'.
Tag
Berita Terkait
-
Sebelum Ditahan Polisi, Selebgram Palembang Akui Baru Pulang dari Turki
-
Teriakan "Allahuakbar" Korban Investasi Bodong, Lega Selebgram Ditahan Polisi
-
Kronologi Selebgram Palembang Jadi Tersangka Investasi Bodong, 2017 Terjerat Kasus Arisan Bodong
-
Ditetapkan Tersangka Investasi Bodong, Selebgram Palembang Ditahan Polisi
-
Korbannya Lebih dari 1, Polisi Tetapkan Selebgram di Palembang Sebagai Tersangka Investasi Bodong
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Hotspot Sumsel Mendadak Turun Saat Prabowo Pimpin Rakor Karhutla, Benarkah Mulai Reda?
-
Viral, Kawasan Lereng Gunung Jempol Lahat Terbakar
-
BRI Wujudkan Kerinduan PMI Yuni Lestari Bertemu Ibunya Setelah Ia Berada 10 Tahun di Taiwan
-
Prabowo ke Sumsel Cek Karhutla, Akankah Kembali Tanpa Masker di Tengah Kabut Asap?
-
BRImo Taiwan Hubungkan Kebutuhan Finansial PMI dan Keluarga