SuaraSumsel.id - Musisi jazz Indonesia, Ardhito Pramono ditangkap polisi atas kasus kepemilikan narkoba jenis ganja. Kekinian polisi, masih melakukan pemeriksaan pada pria kelahiran tahun 1995 ini.
Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Danang Setiyo membenarkan Ardhito ditangkap di kediamannya yang berlokasi di Jakarta Timur.
"Ganja," kata Danang melansir Suara.com, Rabu (12/1/2022)
Nama Ardhito makin dikenal sejak tahun 2013 telah menciptakan lagu saat masih berkuliah di Australia. Mulanya, Ardhito juga pernah mendaur ulang milik AJ Rafael dengan judul She Was Mine.
Baca Juga: PT SM dalam Laporan Kaesang dan Gibran, Ungkit Karhutla Terparah di Sumsel
Setahun kemudian, dia mulai menciptakan lagu berbahasa inggris, dengan judul I Placed My Heart, kemudian disusul dengan lagu What Do You Feel About Me.
Dari sekian karyanya berikut sederet lagu yang diciptakan Ardhito berbahasa Inggris.
- A letter to my 17 year old (2019)
- Craziest thing happened in my backyard (2020)
- Semar & Pasukan Monyet (2021)
- Singel[sunting | sunting sumber]
- "I Placed My Heart"
- "What Do You Feel About Me"
- "I Can't Stop Loving You"
- "Tjumbuan Kasih Limba Lara"
- "Perlahan Menghilang" (bersama Joan Elizabeth)
- "Bulb"
- "The Sun"
- "The Message"
- "Fake Optics"
- "Bitterlove"
- "Say Hello"
- "Superstar"
- "Cigarettes of Ours"
- "Fine Today" (Album lagu tema "Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini")
- "Trash Talkin'"
- "925"
- "Here We Go Again / Fanboi"
- "Plaza Avenue"
- "Happy"
- "I Just Couldn't Save You Tonight" (bersama Aurélie Moeremans) (Album lagu tema "Story of Kale: When Someone's in Love")
- "New Year's Eve"
Dalam wawancara bersama Podcast Helmy Yahya. Ardhito lebih disuka sebagai musisi meski ia berkuliah di perfilman.
"Karena itu, jika menciptakan lagu, lebih dahulu visualnya baru liriknya," ujar Ardhito pada Helmi Yahya,
Dicaritakan Ardhito ia mulai tertarik musik jazz bermula dari sang oma dan mamanya. Keduanya ialah penyanyi jazz yang menularkan mendengarkan lagu-lagu musik jazz sejak kecil.
Baca Juga: Dimulai Hari Ini, Berikut Jadwal Operasi Pasar Minyak Goreng di Sumsel
"Sebenarnya takut dengan gelar penyanyi jazz, berat. Katanya lebih ke jazz kontemporer, tapi banyak juga yang bilang itu masih pop," ungkap Ardhito.
Berita Terkait
-
Nostalgia 80an! Kupas Tuntas Keunikan Wijaya 80 Di Balik Musiknya
-
6 Aktor Indonesia Main Film Adaptasi Korea, Abidzar Al Ghifari Tuai Kritik
-
Rahasia Viral Ardhito Pramono: Nuansa Sendu Di Balik Promosi Lagu TikTok
-
Awalnya Cuma Buat Jualan Lagu, Ardhito Pramono Baper Sendiri Gara-Gara Konten Galau
-
Perjalanan Emosional Cinta dari Wijaya 80 Lewat Lagu Terakhir Kali
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Darma Agung Club 41 Palembang Beroperasi Diam-Diam Meski Resmi Ditutup?
-
Herman Deru Pulang Kampung, Halal Bihalal di OKU Timur Penuh Keakraban
-
Pasca Penusukan Sadis, Izin Operasional DA Club 41 Palembang Dipertanyakan
-
Detik-Detik Kecelakaan Maut di Lahat: Satu Keluarga Tewas Saat Hendak Silaturahmi
-
Lebaran Berkah Bersama Bank Sumsel Babel: Mudik Gratis, Zakat Digital, dan Dana Tunai Siap